Close

Sumbar Upayakan Sejuta Tenaga Kerja Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

PENGHARGAAN PARITRANA AWARD— Wakil Gubnerur Sumbar Audy Joinaldy memberikan penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Paritrana Award) Tahun 2020 di Auditorium Gubernuran, Kamis (21/10).

PADANG, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meng­upa­yakan satu juta tenaga ker­ja dari 2,76 juta angkatan kerja di daerah itu sesuai data BPS per Februari 2021 bisa terlindungi BPJS Ke­tenagakerjaan pada akhir 2021. “Data kita saat ini dari jumlah tenaga kerja aktif periode Agustus 2021 yang terdaftar pada BPJS Ke­tenagakerjaan sebanyak 507.764 dari 10.098 badan usaha/pemberi kerja atau coverage sharenya baru mencapai 18,32 persen. Kita upayakan jumlahnya bisa mencapai satu juta tenaga kerja,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy. Ia mengatakan itu saat menghadiri penye­rahan Piala Dan Hadiah Pemenang Penghargaan Jaminan Sosial Ketenaga­ker­jaan (Paritrana Award) Tahun 2020 di Auditorium Gubernuran Kamis (21/10).

Menurutnya coverage share Sumbar masih jauh di bawah nasional yang sudah mencapai 33,28 perseb dari jumlah pekerja secara Nasional menurut BPS sebanyak 89,4 juta orang dan yang terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 29,7 juta orang pekerja. “Kondisi ini tentu merupakan tanggungja­wab kita bersama agar pencapaian target universal coverage sebagaimana man­dat Negara kepada BPJS Ketenagakerjaan yang­ telah ditetapkan  se­be­sar 80 persen pada ta­hun 2021 dapat tercapai, oleh sebab itu  sangat dibutuhkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat mau­pun Daerah, Pengusaha, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan seluruh komponen masyarakat baik dalam bentuk pembuatan regulasi, penerapan law enforcement, dan lain-lain,” ujarnya.

Upaya yang telah dilakukan Pemerintah Pro­vinsi Sumatera Barat da­lam rangka optimalisasi pe­laksanaan Program Ja­mi­nan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat dan mensukseskan Gerakan “Sumatera Barat menuju 1 Juta Peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan” serta menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Kete­na­gakerjaan, telah diterbit­kan Instruksi Gubernur Nomor : 5/INST-2021 tentang Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat

Diharapkan dengan terbitnya Instruksi Gubenur  Nomor : 5/INST-2021 tentang Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi pedoman dan ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder Jaminan Sosial dalam upaya percepatan Universal Coverage Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Sumatera Barat. “Upaya ini perlu disinergikan dan diharmonisasikan oleh seluruh SKPD terkait sesuai fungsi, tugas, kewenangan dan tanggung jawab masing masing dalam rangka memberikan perlindungan menyeluruh dan mening­kat­kan kesejahteraan ma­sya­rakat,” katanya.

Ia mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat juga melakukan langkah serupa dengan mengeluarkan regulasi/kebijakan yang dapat mempercepat dan memperluas perlindungan Jaminan Sosial Kete­na­ga­kerjaan di daerahnya masing-masing sebagaimana diinstruksikan dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Kete­naga­kerjaan.

Dalam kesempatan itu ia juga memberikan apresiasi kepada Bank Nagari, salah satu wakil dari Su­matera Barat yang berhasil mendapatkan penghargaan jaminan sosial kete­na­ga­kerjaan (paritrana Award) Tahun 2020 kategori perusahaan skala besar serta Magenta Cokelat ssbagai pemenang kategori usaha kecil mikro.

Diharapkan prestasi tersebut dapat menginspirasi dan menjadi motivasi bagi seluruh stakeholder Jaminan Sosial da­lam mempersiapkan sebaik mungkin keikutsertaan Pro­vinsi Sumatera Barat, Pe­merintah Kabupaten/Kota serta badan usaha dalam penyelenggaraan Paritrana Award Tahun 2021. Dalam kesempatan itu diserahkan satu unit mobil bagi pemenang Paritrana Award kategori perusahaan besar dari Bank Nagari. Pemenang kategori usaha kecil mikro Magenta Cokelat mendapatkan hadiah Rp30.000.000.

Selain itu juga dilakukan penyerahan santunan jami­nan kematian Rp42.000.000 di­tambah Beasiswa sebanyak Rp4.000.000.  Dan san­tu­­nan jkk meninggal Rp.143.233.968 nama tenaga kerja jonedi peserta ja­sa kontruksi.

Turut hadir pada acara itu Deputi direktur BPJAMSOSTEK wilayah Sumbar Riau Eko Yuyuliranda, Di­rek­tur utama Bank Nagari, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cab. Padang dan Asisten Deputi Keuangan Sumbar Riau serta tamu undangan lainya. Deputi direktur BPJAMSOSTEK wilayah Sum­bar-Riau Eko Yuyuli­randa me­ngatakan selama ini telah mendapatkan du­ku­ngan dan fasilitasi dari pe­me­rintah daerah untuk mem­­berikan edukasi kepada pekerja agar mendapatkan perlindungan. “Kami berharap terus mendapatkan dukungan dan program Sumatera Barat me­nuju 1 Juta Peserta Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bisa terealisasi,” ujarnya. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top