Close

Sukses Menyelenggarakan Adminduk dan APE, Kota Padangpanjang Raih Dua Penghargaan

RAIH 2 PENGHARGAAN— Wali Kota Padang Panjang H Fadly Amran, BBA menerima piagam penghargaan dari Dirjen Dukcapil Kemendagri Prof Dr Zuldan Arif Fakrulloh, SH, MH. Di hari yang sama, Pemko Padagpanjang mendapatkan penghargaan dari Kementerian PPPA yang diterima Sekdako, Sonny Budaya Putra.

PADANG PANJANG, METRO–Wali Kota Padangpanjang H Fadly Amran, BBA, kembali memberikan bukti nyata atas dedikasinya dalam mewujudkan perubahan kota Padangpanjang menjadi kota yang lebih baik lagi. Pasalnya, Rabu (13/10), Kota Padangpanjang kembali menyabet dua penghargaan nasional dalam menyelenggarakan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dan menjalankan strategi pengarusutamaan gender (PUG).

Bahkan di hari yang sama, dalam waktu nyaris bersamaan, Kota Padangpanjang meraih prestasi membanggakan tersebut. Penghargaan pertama, diterima langsung Wali Kota, H Fadly Amran, Da­tuak Paduko Malano di Kota Padang. Penghargaan ke­dua diterima Pemko se­cara virtual di Balai Kota.

Di Hall Hotel Mercure Padang, Direktur Jenderal Kependudukan dan Penca­tatan Sipil (Dukcapil) Ke­menterian Dalam Negeri (Kemendagri), Prof Dr Zul­dan Arif Fakrulloh, SH, MH menyerahkan peng­har­gaan ke Wako Fadly atas pencapaian Padang Pan­jang sebagai Juara I Pe­nyelenggaraan Admi­nis­trasi Kependudukan (Ad­min­duk) di Provinsi Su­matera Barat.

Sementara itu, pada acara virtual yang dise­leng­garakan secara na­sional, Kementerian Pem­ber­dayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Ke­men PPPA) menye­rah­kan Penghargaan Anu­ge­rah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama tahun 2020. Ini lantaran komit­men Pemko Padang Pan­jang mewujudkan kese­ta­raan gender di berbagai bi­dang pembangunan da­lam pelaksanaan strategi pe­nga­rusutamaan gender (PUG).

APE ini diterima Pem­ko, diwakili Sekdako, Sonny Budaya Putra, AP, MSi yang didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota, Nova Era Yanthy Asrul, sejumlah kepala dinas, dan pejabat terkait lainnya secara virtual di Ruang VIP Balai Kota.

Atas dua prestasi yang diterima secara ber­sa­ma­an itu, Wako Fadly me­ngaku bangga dan ber­terima kasih kepada jaja­rannya yang telah bekerja keras memberikan pela­yanan terbaik di bidang adminduk maupun me­wu­jud­kan kesetaraan gender di Kota Padangpanjang.

“Kita apresiasi kerja keras dan kerja bersama ini, yang semata-mata untuk memberikan pela­yanan terbaik bagi warga, demi mewujudkan Keja­ya­a­an Padangpanjang yang bermarwah dan ber­mar­tabat. Semoga ke de­pan, prestasi ini meningkat dan pelayanan semakin mem­baik,” ucapnya.

Dikatakan Wali Kota termuda se-indonesia itu, selain dukungan dari semua pihak. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inovasi yang dibangun dengan kematangan perencaan.

“Saya yakin kerja keras dan perencanaan yang ma­tang tidak akan mendustai hasil. Alhamdulillah, kita Pemerintah Kota Pa­dangpanjang bersama pe­rang­katnya akan terus berlari, berbuat serta berikan inovasi inovasi baru untuk kemajuan kota Padangpanjang,” jelas Fadly Amran.

OPD di lingkungan Pem­ko Padangpanjang, ungkap Wako Fadly Amran, menyikapi pandemi tentunya membutuhkan tenaga ekstra untuk tetap berbuat menyusun strategi dalam mengimplementasikan sebuah program pembangunan.

Sekda Kota Padangpanjang Sonny Budaya Putra, mengatakan komitmen Pem­ko mewujudkan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan, da­lam pelaksanaan strategi pengarusutaamaan gender (PUG), mengantarkan Kota Padang Panjang me­raih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Kategori Pratama Tahun 2020.

“Alhamdulillah, Kota Pa­dang Panjang kembali mene­rima penghargaan APE. Semoga upaya kita men­cip­takan keadilan bagi SDM perempuan yang me­miliki potensi di berbagai bidang pembangunan, bisa terwujud. Penghargaan ini harus dipertahankan. Semoga ke depan bisa menjadi lebih baik lagi, “ ujar Sonny.

Pemko, lanjut Sonny, akan terus berkomitmen melaksanakan percepatan pengarusutamaan gender sesuai Amanat Presiden No 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender yang merupakan strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Ditambahkan Kadis Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPKBPPPA), Drs. Osman Bin Nur, M.Si, penghargaan yang diberikan diharapkan mampu menciptakan keadilan bagi SDM perempuan yang me­miliki potensi di berbagai bidang pembangunan.

Sebelumnya, Menteri Pem­­berdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati dalam sambutannya menuturkan, UU No 17 Tahun 2007 tentang Pem­­bangu­nan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025, mengupayakan terwujudnya kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan.

Demikian juga pada tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goal (SDGs) yang akan berakhir di ta­hun 2030. “Pada tujuan kelima SDGs ialah mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan. Gender merupakan isu multidimensi. Tercantum dalam dokumen perencanaan jangka panjang dan hampir pada seluruh program pembangunan berkelanjutan,” sebutnya. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top