Menu

Suhatri Bur Ingatkan Pengunjung, Objek Wisata Wajib Terapkan Protokoler Covid-19

  Dibaca : 490 kali
Suhatri Bur Ingatkan Pengunjung, Objek Wisata Wajib Terapkan Protokoler Covid-19
TINJAU OBJEK WISATA— Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Wabup Padangpariaman Suhatri Bur saat meninjau persiapan New Normal di Pantai Tiram, beberapa waktu lalu.

PDGPARIAMAN, METRO
Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur meminta kepada semua pengunjung objek wisata dalam daerahnya pada masa new normal, baik wisata pantai maupun alam agar mematuhi protokoler Covid-19. “Kita melakukan dan menerapkan hal demikian agar wabah Covid-19 tidak menyebar dalam Kabuaten Padangpariaman. Kita semua wajib memutus mata rantai penyebarannya,” kata Suhatri Bur saat meninjau objek wisata, kemarin.

Bahkan, ia telah melakukan monitoring ke objek wisata dalam daerahnya bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat. “Saat itu kita meminta kepada masyarakat pengunjung tenerapkan protokol kesehatan dilokasi wisata Pantai Tiram dan Green Talao Park Ulakan Tapakis pada tatanan new normal,” ungkapnya.

Bahkan, sebelumnya, juga menyerahkan bibit buah buahan untuk pembentukan wisata buah di Kampung Tanjung, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.

“Pemkab Padangpariaman mendukung kegiatan ini, sehingga pohon ini dapat di mempercantik objek wisata di Kecamatan IV koto Aur Malintang,” katanya.

Pemkab mengimbau agar masyarakat, khususnya para pengelola desa wisata semangkin sadar wisata sehingga kian profesional dalam menyambut dan melayani lebih banyak wisatawan ke daerahnya.

“Semakin tinggi tingkat kesadaran masyarakat akan mamfaat pariwisata di daerahnya akan meningkatkan profesionalitas layanan mereka terhadap wisatawan,” ujarnya.

Dikatakan, pihak terkait di Pemkab Padangpariaman untuk gencarkan sosialisasinya yang bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat nagari wisata supaya lebih siap ketika menerima wisatawan di daerahnya.

“Pengelola desa wisata termasuk bagian penting dari langkah pengembangan destinasi, penyusan story telling, dan pembentukan kelompok sadar wisata atau pokdarwis,” katanya.

Upaya ini, jelasnya, juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat nagari wisata. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional