Menu

Suatu Saat Ada PHK Massal, PNS, Dokter dan Guru Masuk Target

  Dibaca : 118 kali
Suatu Saat Ada PHK Massal, PNS, Dokter dan Guru Masuk Target
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 

JAKARTA, METRO–Deputi SDM Aparatur Kementerian Penda­yagu­naan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Ke­menPAN-RB) Alex Denni meminta seluruh PNS un­tuk meningkatkan ke­mam­puan kapasitasnya. Sebab, hanya PNS yang punya kinerja baik, yang bisa bertahan.

“Kita perlu waspadai job-job ASN akan hilang seperti dokter, guru. Ini tidak akan kita sadari ka­rena dari tahun ke tahun me­rekrut sangat banyak,” ujar Deputi Alex Denni dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) kepe­ga­waian BKN 2021 secara hy­brid, Kamis (1/7).

Dia mengingatkan, ja­ngan sampai nanti pada sua­tu waktu tertentu ter­paksa melakukan PHK mas­­sal. Karena pada wak­tu yang sama pemerintah sedang melakukan SPBE (sistem pemerintahan ber­basis elektronik), digita­lisasi, dan lain-lain. Konse­kuen­si dari digitalisasi kata Alex adalah job yang hilang dan job baru muncul.

 “Agenda kami untuk dua sampai tiga tahun ke depan adalah lebih banyak membahas perilaku. Kalau perilaku tidak berubah hasilnya tidak maksimal. Bahkan bisa lebih buruk daripada sebelumnya,” tegasnya.

Selain itu tambah Alex, perlu ada mindset baru. Bayangkan kalau PNS mind­set-nya adalah masuk ASN biar lebih santai, bisa dapat pensiun, ada banyak waktu.

PNS juga berpikir ke­men­teriannya tidak akan bubar, sehingga tidak akan kena PHK.  “Jika sebagian ASN berpikir seperti itu maka perilaku yang muncul adalah etos kerja yang secukupnya saja,” ucap­nya.

Ironisnya kata Alex itu bisa menular kepada yang lainnya. Karena PNS yang punya etos kerja tinggi akan membandingkan. “Dia ­kerja mati-matian, kok gaji dan tunjangan kinerja­nya sama (untuk golongan dan kelas jabatan sama) dengan yang tidur-tidu­ran,” serunya.

Ini yang akan diubah bahwa PNS akan bertahan bila kinerjanya baik dan selalu meningkatkan kapa­sitas­nya.

Menurut Alex, tidak fair orang lain bekerja keras, bayar pajak dan disetor ke negara. Negara kemudian menggaji ASN tetapi yang bersangkutan bekerja ala kadarnya. Dunia profe­sional kata Alex, sangat terbiasa dengan sistem kerja kontrak.

Namun, ASN sangat terbiasa mengandalkan status PNS. Di pikiran me­reka sudah pasti akan men­dapatkan pensiun. “Ini yang harus dibahas ber­sama dengan instansi ter­kait lainnya untuk mengu­bah hal itu secara fundamental,” tandasnya.(esy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional