Close

Suardi Dt Rj Bujang Kembali Pimpin KAN Pauh IX

KUKUHKAN—Ketua MPN KAN Pauh IX Kuranji Irwan Basir Dt Rj Alam mengukuhkan Suardi Dt Rj Bijang sebagai ketua KAN Pauh IX terpilih.

PADANG, METRO–Penghulu Suku Cha­niago Suardi Dt Rj Bujang dipercaya menjadi Ketua KAN Pauh IX Kuranji Kota Padang periode 2021 – 2026 dalam suatu musyawarah, Minggu (22/8). Suardi men­dapatkan 8 suara dari 9 pemilih yang terdiri dari sembilan suku dan sem­bilan tapian.

Satu suara berbagi de­ngan Musdafirman Dt Rj Diguci, yang merupakan penghulu dari Suku Guci. Usai terpilih Suardi  lang­sung dikukuhkan Ketua Majelis Pertimbangan Adat (MPA) KAN Pauh IX Irwan Basir Dt Rajo Alam. Suardi melanjutkan kepe­mim­pi­nannya untuk lima tahun ke depan, setelah sebelum­nya memimpin periode 2016-2021.

Ketua KAN Pauh IX terpilih Suardi Dt Rj Bujang mengatakan, berjanji me­mimpin KAN Pauh IX lebih baik lagi ke depan. Serta akan bersinergi dengan semua komponen dari sem­bilan tapian di Nagari Pauh IX dan melakukan konsolidasi internal.  “ Selama  ini saya telah men­jalankan pimpinan ke­pe­ngu­rusan KAN Pauh IX sesuai aturan dan nilai nilai kearifan lokal adat salingka nagari,” ujar Suardi.

Dikatakan, bahkan baru baru ini KAN Nagari Pauh IX telah menyelesaikan soal tapal batas dmegan Solok Salayo di bagian timur Kota Padang. Selain itu telah menuntaskan program sertifikat gratis ke­bijakan Presiden Jokowi.

Ketua MPA KAN Pauh IX Kuranji Kota Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam mengatakan, musyawah ini bukan hal yang dibuat saat ini saja, akan tetapi merupakan warisan le­luhur ninik mamak ter­dahulu. Diharapkan nilai nilai kebersamaan ini se­lalu terjaga hingga pada masa mendatang. “Ke­gia­tan ini bukan berpihak ke­pada kepentingan tertentu. Tapi musyawarah didasari nilai nilai musyawarah mu­pakat,” ujar Irwan.

Dikatakan Irwan, mu­sya­warah ini merupakan rapat tertinggi di dalam nagari, maka untuk apa amnbisius untuk tertentu yang pada giliran akan membuat perpecahan di dalam nagari. Kemudian, berbeda pendapat itu ada­lah demokrasi.

Selain iru di tengah kehidupan adat salingka nagari, maka secara de fakto ninik mamak bajinih menuang limbago nya ke­pada anak kemenakan da­lam nagari. Namun, tidak menutup kemungkinan be­be­rapa ninik mamak am­bisius menjadi pemangku adat, tapi sayang tidak menuang limbago nya atau Tupoksi ke kemanakanya.

Wali Kota Padang Hen­dri Septa mengatakan, Pem­ko Padang akan mendu­kung kegiatan ninik mamak di Pauh IX Kuranji. Insya Allah Pemko akan selalu mendukung kegiatan ninik mamak di lingkungan Na­gari Pauh IX.  “Dan kami akan selalu mendukung siapa Ketua KAN yang te­pilih untuk duduk bersama untuk membangun nagari yang merupakan bagian dari Kota Padang ,” ujar Hendri.

Dikatakan Hendri, ninik mamak dan alim ulama diharapkan memberikan masukan dan saran ter­hadap Walikota Padang untuk memupuk rasa ke­ber­samaan dalam mem­bangun kota lebih baik ke depan.

Ketua FKAN Pauh IX Evi Yandri Rajo Budiman mengatakwn, walaupun ada dumamika sebelum dilaksanakan mu­sya­wa­rah, namun saat musya­warah KAN, tetap me­nge­depankan nilai nilai ke­arifan lokal musyweah mupakat.  “Saya sebagai anak nagari akan selalu bersama sama dan men­dukung program ninik ma­mak yang duduk di KAN Pauh IX,” ujar Evi Yandri yang juga anggota DPRD Sumbar. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top