Menu

Suami Tikam Perut Istri; Usus Keluar, Ditutup Pakai Celana Dalam

  Dibaca : 3464 kali
Suami Tikam Perut Istri; Usus Keluar, Ditutup Pakai Celana Dalam
BNI telah melakukan upaya percepatan penyaluran Bansos tersebut hingga bisa diterima masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia lebih awal.
Diperankan oleh polisi, ketika Rian menusuk isterinya Dila di atas tempat tidur. Iwan

Dua polisi memeragakan aksi sadis pembunuhan istri yang dilakoni Rian terhadap istrinya, Dila yabg terjadi pada Selasa (17/11/2015). Usai menusuk sang istri hingga ususnya terburai, Rian juga menikamkan pisau ke perut, dan mencoba untuk bunuh diri.

AGAM, METRO–Polres Bukittinggi akhirnya melakukan prarekonstruksi tewasnya Dila Risma (22), yang dipastikan dibunuh suaminya Rian Fitra (24). Dalam prarekonstruksi, Rabu (18/11), di rumah nenek Rian, Jorong V Suku, Nagari Sungai Puar, Kabupaten Agam terungkap, usus Dila sempat keluar karena sabetan pisau sang suami.

Prarekontruksi yang banyak dihadiri oleh polisi berpakaian bebas, juga mengundang perhatian masyarakat sekitar yang ingin melihat secara jelas kronologis tentang pembunuhan tersebut. Adik Rian, Rahmad Rianda atau Randa (17) dihadirkan. Sedangkan pasangan suami istri tersebut diperankan oleh polisi laki dan polwan. Setidaknya terdapat 27 adegan.

Pada reka ulang itu, diketahui kalau yang tidur di rumah itu hanya empat orang, yaitu Rian, Dila dan anaknya yang masih berusia tujuh bulan. Selanjutnya, di kamar dekat dapur tidur Randa. Pada kejadian tersebut, Selasa subuh, Randa mendengar, Dila memanggil namanya dengan nada kesakitan. Setelah dilihat ternyata pintu dari dapur menju ruang tengah terkunci. Akhirnya, Randa memutuskan keluar rumah dan membuka paksa jendela rumah utama. Setelah dia buka, langsung menuju kamar kakaknya.

Dari sini, diperlihatkan kalau Rian sedang duduk menusuk perut istrinya yang sedang terbaring. Tidak tinggal diam, Randa langsung menarik Rian sampai tersandar di tempat tidur. Ketika Rian sudah jauh dari istrinya, Randa langsung panik, karena Rian menempelkan pisau di lehernya sendiri dan langsung direbut oleh Randa. Setelah pisau berada di tangannya, Randa langsung membuka pintu rumah dapur dan memanggil ibunya yang tidur di rumah mereka berjarak sekitar 20 meter dari rumah itu.

Setelah ibunya, Desfita (42) datang, langsung berusaha membuka pelukan Rian pada istrinya yang sudah bersimbah darah tertidur di lantai dan langsung memeluk keduanya sambil menangis menyuruh istigfar dan membalikkan badan Dila. Melihat ada usus Dila yang keluar, Desfita langsung memasukkan kembali dan menutupnya dengan celana dalam Dila dengan menaikkan ke atas.

Adanya luka yang menganga pada lengan Dila, juga ditutup pakai kain yang ada di situ. Amrizal (51) yang masuk ke dalam kamar itu langsung memeluk Rian dengan meletakkan kepalanya di pahanya.

Randi kembaran Randa di tempat itu langsung mengambil minum dan keduanya langsung disuruh Desfita untuk minum. Tidak lama setelah itu, Noval adiknya Rian datang menggunakan mobil pikap dan mengantarkan Dila ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM). Setelah itu dia menjemput kakaknya dan juga mengantarkan ke RSAM Bukittinggi. Namun, belum lama mendapat pertolongan dari rumah sakit, nyawa Dila tidak tertolong lagi dan pada Selasa sore, jasadnya dibawa oleh pihak keluarga untuk dikuburkan di pandam keluarga di daerah Tigo Baleh, Bukittinggi.

Sementara Ratna (62) neneknya Rian menjelaskan, kalau bayi pasangan tersebut, Adiba Aura Zikni 7 bulan yang juga bersimbah darah langsung diselamatkan oleh Ati (50), tetangga yang masuk ke rumah itu. Sekitar pukul 09.00 WIB, bayi tersebut dijemput oleh saudara Dila dari Tigo Baleh.

”Hubungan mereka selama dua tahun menikah tidak pernah terjadi pertengkaran, bahkan Dila anaknya sangat santun. Namun, Rian sendiri sering mengaku kalau dia merasa dikejar-kejar orang yang tidak jelas dan dia tidak mengidap sakit apapun,” terang Ratna dengan nada sedih.

Kapolsek Banuhampu Sungai Puar, Kompol Jefrizal Jarun yang ditemui di lokasi prarekonstruksi menjelaskan kalau hal tersebut memang perlu dilakukan untuk melengkapi berkas. Sedangkan, Rian sendiri walapun sudah dilakukan operasi beberapa ususnya yang sobek kenal pisau, masih belum bisa dimintai keterangan. ”Kita tunggu kepulihan Rian sampai bisa dimintai keterangan, sehingga bisa ditentukan motif pembunuhan itu,” terang Kapolsek. (wan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional