Menu

Suami Meninggal, Kontrakan tak Terbayar, Andre Rosiade Bantu Ibu 4 Anak yang Tinggal di Kedai Reot, di Cingkariang, Kabupaten Agam

  Dibaca : 242 kali
Suami Meninggal, Kontrakan tak Terbayar, Andre Rosiade Bantu Ibu 4 Anak yang Tinggal di Kedai Reot, di Cingkariang, Kabupaten Agam
SERAHKAN BANTUAN— Tim Gerindra Sumbar menyerahkan bantaun uang tunai dan sembako dari anggota DPR RI Andre Rosiade kepada Ermita di Kampung Tangah, Kuranji, Kota Padang.

KURANJI, METRO–Ermita (36) tak pernah menyangka, hidupnya yang tahun lalu masih sederhana, kini menjadi sangat memprihatinkan. Baru pekan lalu dia melahirkan anak keempatnya yang telah ditinggal mati ayahnya saat 3 bulan dalam kandungan. Sejak itu pulalah mereka hidup menumpang di kedai tua, tak ubahnya sebuah gubuk reot kayu milik orang yang iba padanya.

Ya, sejak suami Jama­ris (41) meninggal karena penyakit hernia sekitar enam bulan lalu, mereka tak lagi mampu membayar kontrakan di Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Dia be­serta tiga anak dan satu anak di kandungan kembali boyongan ke Kota Padang, tempat asalnya. Sayang, rumah tak ada dan terpak­sa menumpang saja, sebe­lum diberikan rumah kayu oleh orang yang baik hati.

Kehidupan Ernita dan empat anaknya itu kini memang sangat bergan­tung pada warga di Jalan Kampuang Tangah RW 5 RT 2, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Sela­ma di sana dia tak bisa be­kerja, karena sedang hamil dan sekarang baru saja melahirkan. Bantuan dari para tetangga sekitarlah yang dia harapkan.

“Kami harus pindah dari Bukittinggi (Cing­ka­riang, red) karena tak lagi sanggup bayar kontrakan, dan suami saya sudah tia­da. Kini, saya harus ber­juang membesarkan anak-anak kami. Kalau bergan­tung kepada keluarga, kon­disi kita sama saja,” kata Ermita saat menerima kun­jungan Pengurus Gerindra Sumbar yang mengantar­kan bantuan uang tunai dan sembako dari Anggota DPR RI Andre Rosiade, Kamis (29/7).

Ermita yang berusaha tegas tak kuasa menyam­paikan kegetiran hi­dupnya, karena kini sedang memi­kirkan masa depan empat anaknya. Yang pertama sudah sekolah kelas lima dan kedua kelas 3. Anak ketiga masih kelas satu dan terakhir baru lahir. Beruntung, dia telah me­min­dahkan sekolah anak­nya ke dekat tempatnya tinggal saat ini.

“Kami sangat berte­rima kasih ada warga yang terus membantu makan kami dan juga untuk biaya sekolah anak-anak saya. Ada saja yang berbaik hati, mengantarkan makanan dan lain-lain. Juta ada yang memberikan anak-anak saya uang acara atau pes­ta dan mengundang anak yatim,” kata Ermita yang juga sangat terharu men­dapatkan bantuan dari An­dre Rosiade.

Ermita berterima kasih kepada Andre yang entah dari mana mendapatkan infomasi tentang dirinya. “Al­ham­dulillah, terima ka­sih pak Andre Rosiade yang­ telah membantu anak-anak saya. Semoga pak Andre sehat selalu dan bisa terus sukses,” katanya didam­pingi tokoh mas­yarakat sekitar  Syafri Joni.

Syafri Joni mengata­kan, dia kerap melihat Andre Rosiade dan Gerin­dra mem­berikan bantuan un­tuk warga Kota Padang dan Sumbar. “Saya coba tele­pon tim pak Andre, Alham­dulillah bisa mem­bantu warga kami. Mereka benar-benar membu­tuh­kan dan kondisinya sangat mem­prihatinkan. Apalagi, baru melahirkan dan suami su­dah meninggal,” katanya.

Syafri Joni juga akan mengusahakan mengga­lang dana untuk mem­ba­ngun rumah bagi ke­luarga Ermita di sekitar lokasi itu. “Ada yang mau me­nye­rahkan tanahnya untuk keluarga ini, namun ba­ngun sendiri. Kami rasa ini bisa menjadi solusi untuk mereka mendapatkan ru­mah,” kata Syafri Joni saat berdiskusi dengan tim Ge­rin­dra Sumbar Nurhaida (wa­kil ketua), Zulkifli (wakil sekretaris) dan Rina Shin­tya (wakil bendahara).

Nurhaida yang juga ke­tua PIRA (Perempuan Indo­nesia Raya) Sumbar me­nyebutkan, saat men­dengar informasi keluarga Ermita langsung melihat ke lokasi. “Mereka memang sangat layak dibantu se­gera. Apa­lagi ibu ini baru saja mela­hirkan dan suami­nya tidak ada,” kata Nur­haida.

Andre Rosiade menga­takan, dia akan terus meng­gelontorkan bantuan di tengah pandemi, apalagi saat PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan mas­yara­kat). “Kami dengar ce­rita ibu yang tidak punya tempat tinggal ini dan sangat terharu. Tim sudah mengantarkan bantuan sembako dan uang tunai,” kata ketua harian DPP Ika­tan Keluarga Minang (IKM) ini. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional