Menu

Suami Istri Berusia Seabad Tewas Terbakar

  Dibaca : 323 kali
Suami Istri Berusia Seabad Tewas Terbakar
ILUSTRASI

PADANGPARIAMAN, METRO – Tragis, suami istri yang telah dimakan usia, Minggu (2/9) sekitar pukul 08.30 WIB, ditemukan masyarakat hangus terbakar bersama rumahnya di Korong Kampung Magis Koto Muaro, Kenagarian Gasan Gadang, Kecamatan Batang Gasan. Mereka tewas mengenaskan.

Adalah Zainuddin (110), seorang petani dan Dinar (90), ibu rumah tangga (IRT) yang menjadi korban. Pasangan suami istri tersebut adalah warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, kasus telah ditangani jajaran Polres Pariaman dan Damkar Padangpariaman untuk proses lebih jauh.

Kapolres Pariaman AKBP Andri Kurniawan dan Kasat Intelkam Polres Padangpariaman Iptu Syafri serta Kabid Damkar Pol PP Padangpariaman Edison menyebut, kasus dalam proses lebih jauh jajaran Polres Pariaman untuk mengetahui bagaimana kronologis kejadian.

Katanya, rumah terpencil dari rumah penduduk lainnya di Kenagarian Gasan Gadang tersebut. Makanya, korban diketahui tewas setelah rumahnya terbakar dan meninggal dunia pada pagi Minggu. Padahal diperkiraan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi, Buriadi (38), wali korong setempat dan Buyung Aji (54), anak korban, kejadian Minggu sekira pukul 04.00 WIB. Berawal ketika saksi Buyung Aji akan pergi ke sawah sekitar pukul 08.30 WIB melihat rumah orang tuanya terbakar. Api masih menyala, lalu saksi memanggil Buriadi.

Mereka lalu memanggil warga lainnya untuk melihat kondisi rumah dan penghuninya. Masyarakat melihat atap dan barang isi rumah sudah hangus terbakar. Tanpa membuang waktu saksi dan masyarakat langsung menuju kamar korban. Ditemukan korban dalam kondisi hangus dan tewas.

Menurut keterangan saksi, kondisi rumah korban tidak menggunakan listrik (PLN), namun menggunakan lampu togok (teplok) yang ditempel di dinding serta kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan atapnya daun kelapa. Letak rumah jauh dari pemukiman warga dan di tengah-tengah perbukitan.

Bahkan jauh dari rumah penduduk. Mungkin, masyarakat dan warga tidak mengetahui saat terjadi musibah terbakarnya rumah korban. Untuk saat ini kedua korban meninggal dunia ditempatkan di rumah anak kandung korban. Sebelumnya, jasad sepasang suami istri tersebut diambil visum tim medis Puskesmas Kecamatan Batang Gasan.

Dari hasil visum dan setelah dirapatkan dengan anak kandung serta Camat Batang Gasan Erman Sudin dan tokoh masyarakat setempat disepakati bahwa korban yang meninggal dunia dan dimakamkan sebagai mana layaknya dan pihak keluarga sudah menerima musibah ini dengan ikhlas.

Jajaran Polres Pariaman dan Polsek Sungai Limau telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui asal mula masyarakat melihat rumah korban hangus dilahap si jago merah. “Jasad korban setelah diambil visum langsung dimakamkan di pekuburan kaumnya yang tidak jauh dari rumahnya,” tandasnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional