Menu

Suami di PHK, Usaha tak Jalan, Penjual Rakik Kacang Dapat Modal dari Andre Rosiade

  Dibaca : 1011 kali
Suami di PHK, Usaha tak Jalan, Penjual Rakik Kacang Dapat Modal dari Andre Rosiade
BANTUAN— Penyerahan bantuan modal dari Andre Rosiade kepada penjual rakik kacang di Kotobaru, Lubukbegalung.

KOTOBARU, METRO
Saat virus corona atau Covid-19 melanda, banyak yang kehilangan pekerjannya. Seperti keluarga M Nur (58) dan Nelawati (47). Sang suami harus berhenti dari pekerjaannya di pabrik di kawasan Lubeg, Kota Padang. Kini, keluarga ini hanya bergantung kepada usaha pembuatan rakik kacang dan rakik maco yang dijajakan dari rumah ke rumah.

“Sekarang susah saya. Suami dak kerja lagi, sering sakit juga. Saya juga sering sakit dan sekarang minum obat. Dengan rakik kacang dan rakik maco serta ambal cabai pecel lele inilah kami bertahan sekarang. Semoga terus ada yang beli, meski tak banyak. Cukuplah untuk makan kami,” kata Nela di kediamannya Koto Baru, Lubeg, bersama anaknya Dani (16).

Menurut Nela, usaha rakiknya sekarang sebenarnya mulai dilirik orang, bahkan ada hotel yang memintanya menyediakan penganan kue-kue basah lainnya. Namun, dia sebagai pemula masih terkendala modal. Apa yang dijual per hari, hanya bisa untuk modal hari besok dan makan sehari-hari saja. Apalagi juga harus membeli obat untuknya dan suami.

“Kalau pinjam ke bank mana bisa. Tentu kami agak susah berkembang. Belum lagi biaya ini dan itu serta anak sekolah,” kata Nela saat dikunjungi Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar Nurhaida dan pengurus DPD Gerindra Sumbar Edward Azwar dan Alwi Ray. Mereka datang untuk mengantarkan bantuan dari ketua Gerindra Sumbar Andre Rosiade.

Nela sangat berterima kasih karena langsung mendapatkan beras dan uang tunai dari anggota Komisi VI DPR RI itu. Dia berjanji akan menggunakannya untuk tambahan modal, karena mulai punya permintaan rakik kacang dan maco yang cukup banyak. “Permintaan sambal pecel lele juga mulai, tapi tak bisa dipenuhi karena modal tak ada.

Alhamdulillah, ada pak Andre yang datang membantu,” katanya yang sangat bersyukur saat didatangi tim itu.

Nela mengaku kaget karena tiba-tiba didatangi oleh para kader Gerindra. Dia hanya tahu, KK (kartu keluarganya) pernah diminta tetangganya. Mungkin karena prihatin dengan nasib keluarga itu pascasang suami di-PHK. “Tak menyangka saya, orang seperti pak Andre bisa tahu keluarga kami. Sekali lagi terima kasih, semoga bapak sukses selalu,” kata Nela.

Nurhaida menyebutkan, informasi terkait keluarga M Nur itu didapatkannya dari anggota DPRD Padang Fraksi Gerindra Muzni Zen. Dia menyebut langsung menyampaikannya kepada Andre Rosiade. “Langsung direspon, karena kondisi keluarga ini butuh dukungan untuk bertahan di tengah pandemi ini. kami datangi rumahnya, cukup jauh dari jalan raya.

Alhamdulillah, bisa menyalurkan bantuan dari pak Andre yang bisa digunakan untuk modal bagi bu Nela,” katanya.

Andre Rosiade menyebutkan, saat ini memang banyak keluarga terdampak virus corona. Tapi tidak sedikit yang bisa bertahan dan bangkit dengan cara-cara yang hebat. “Banyak yang butuh sedikit perhatian saja, tidak semuanya. Saat ada sentuhan perhatian, mereka bisa bergerak sendiri untuk melanjutkan hidup. Mungkin bu Nela yang menjual rakik kacang ini salah satunya,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre menyebutkan, dia bersama Tim AR Center dan Gerindra Sumbar akan terus memberikan bantuan untuk masyarakat Sumbar yang membutuhkan. Namun, karena dananya tak banyak, tentu yang diberikan adalah mereka yang benar-benar membutuhkan. “Semoga kita semua bisa saling berbagi dalam menghadapi pandemi ini,” kata Andre. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional