Menu

Suami Aniaya Istri Ditangkap Bersama Senjata Api

  Dibaca : 658 kali
Suami Aniaya Istri Ditangkap Bersama Senjata Api
Delviola Mawaddah 1804078 Prodi S1 Farmasi, Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS)
Penganiayaan

ilustrasi

PASAMAN, METRO–Diduga melakukan tindak pidana KDRT, seorang pria bernama Afriandi (26), warga Padang Tinggi, Jorong Binjai, Kenagarian Binjai, Kecamatan Tigonagari, Kabupaten Pasaman ditangkap jajaran Satreskrim Polres Pasaman, Kamis (5/2) dini hari. Dia diduga melakukan penganiayaan terhadap istrinya, Anisa (25). Dari tangannya, polisi menyita satu unit senjata api jenis balansa.

Informasi yang dihimpun, pelaku ini ditangkap berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/09/II/2016/Sek. Tn tanggal 5 Februari 2016 yang dilaporkan oleh istrinya sendiri. Kejadian penganiayaan itu sendiri terjadi pada Kamis (4/2) sore. Saat itu, korban Anisa sedang asyik menggarap kebunnya dan tiba-tiba datang pelaku dan terjadilah aksi penganiayaan tersebut.

Dari keterangan yang didapat, rumah tangga mereka yang memang sudah renggang dan sering terjadi pertengkaran itulah yang membuat Afriandi gelap mata. Awalnya, mereka hanya cekcok biasa, namun Afriandi mulai main tangan. Secara membabi buta, dia memukul wajah istrinya hingga memar dan lebam.

Tanpa ampun, Afriandi terus saja manyanyak istrinya tersebut dengan tangan sejadi-jadinya. Setelah puas melakukan aksi kekerasan itu, pelaku Afriandi pergi dan meninggalkan korban begitu saja. Hingga akhirnya, beberapa orang warga melihat korban tergeletak lemah dengan tubuh penuh lebam.

Kejadian itu akhirnya dilaporkan ke kepolisian oleh korban dengan Surat Perintah penangkapan Nomor: Sp.Kap/02/II/2016/Reskrim. Hanya berselang tujuh jam setelah laporan, pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku tanpa sedikitpun perlawanan. Namun, dia sempat mengelak saat petugas akan membawanya ke kantor polisi.

“Wajah korban lebam, memar dan kepalanya sakit akibat pukulan. Tindakan yang dilakukan oleh suami korban ini sungguh keterlaluan,” ujar Kasat Reskrim AKP Syaiful Zubir kepada wartawan.

Disebutnya, usai kejadian dan menerima laporan korban, Polres Pasaman langsung bergerak cepat hingga malam dini hari. Pelaku yang merupakan suami korban berhasil ditangkap di wilayah Kinali, tepatnya di rumah orangtua pelaku. “Setelah melakukan penganiayaan, pelaku ini lari ke rumah orangtuanya di Kinali,” ujar mantan Kapolsek Panti itu.

Syaiful menyebutkan, aksi pemukulan yang dilakukan oleh pelaku tidak menggunakan benda keras. Pelaku yang emosi memukul dengan menggunakan tangannya sendiri alias tangan kosong dan menyebabkan luka lebam di sekujur tubuh istrinya. Sementara, senapan angin yang ditemukan bersama pelaku, tidak ada hubungannya dengan kasus KDRT tersebut namun tetap dikenai pasal.

Ditambahkan Kasat, pelaku ditangkap berdasarkan perkara telah melakukan tindak pidana Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2004 dan Undang-undang RI Nomor 12/Drt/1951 tentang kepemilikan senjata api.

Pelaku sendiri saat ini sudah diamankan dan langsung mendekam di sel tahanan Mapolres tersebut. “Senpi jenis balansa alias senjata rakitan laras panjang juga telah kita lakukan penyitaan dengan Surat Perintah Penyitaan Nomor: Sp.Sita/02/II/2016/Reskrim tanggal 5 Februari 2016,” pungkasnya. (y)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional