Menu

Striker Muda Persija Sutan Diego Armando Zico, Bekerja Keras Masuk Timnas Piala Dunia U-20

  Dibaca : 363 kali
Striker Muda Persija Sutan Diego Armando Zico, Bekerja Keras Masuk Timnas Piala Dunia U-20
Sutan Diego Armando Ondriano Zico

JAKARTA, METRO
Striker muda Persija Jakarta U-20, Sutan Diego Armando Zico, bekerja keras dengan tidak melewatkan jadwal latihan meski tim tengah libur karena pandemi wabah Covid-19. Zico terus bekerja keras dalam latihan untuk memaksimalkan semua program demi misinya memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.

Pemain muda yang karib disapa Sutan Zico ini terus berusaha menjaga kebugaran fisik agar tetap fit. Memang ada misi yang ingin diraihnya yaitu kembali masuk ke Timnas Indonesia, terutama Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

Pada pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 yang seharusnya berlangsung pada Maret 2020, eks striker Timnas Indonesia U-16 asuhan Fakhri Husaini tersebut ternyata tidak mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong. Pemain Persija yang dipanggil hanya Sandi Artha Samosir dan Braif Fattari.

Kondisi tersebut yang membuat Sutan Zico makin termotivasi demi kembali ke Tim Garuda Muda. Pemain Persija itu menegaskan berusaha maksimal untuk bisa dilirik oleh pelatih asal Korea Selatan dan masuk dalam Timnas Indonesia U-19, bahkan ketika harus berlatih mandiri di tengah pandemi virus corona.

“Situasi sekarang ini memang sulit karena penyebaran virus corona. Tapi, saya tidak mau berleha-leha meski tim ini sedang libur latihan. Saya harus menjaga kondisi dengan terus berlatih,” ujar Zico seperti dilansir dari situs resmi Persija.

“Saya ingin bisa kembali ke Timnas Indonesia. Saya ingin bisa lebih baik untuk ke depannya. Saya akan berusaha keras untuk mendapatkan itu semua,” lanjutnya.

Sutan Zico dan persepak bola lain di Indonesia memang harus berlatih mandiri terlebih dulu. Segala aktivitas klub, termasuk pemusatan latihan Timnas Indonesia, harus dihentikan demi menekan angka penyebaran virus corona yang tengah menjadi pandemi di dunia dan juga di Indonesia.

Bahkan PSSI telah mengambil kebijakan bahwa kompetisi resmi di Indonesia dalam kondisi force majeure karena status darurat bencana yang ditetapkan oleh pemerintah hingga 29 Mei 2020. Kondisi ini membuat kompetisi di Indonesia paling cepat bakal kembali digelar setelah 1 Juli 2020.

Namun, jika masa status darurat bencana hingga 29 Mei mendatang ternyata diperpanjang oleh pemerintah, PSSI menetapkan kompetisi musim 2020 dibatalkan. (*/boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional