Menu

Stok Vaksin di Sumbar Habis, Pemprov Ajukan Penambahan Vaksin

  Dibaca : 125 kali
Stok Vaksin di Sumbar Habis, Pemprov Ajukan Penambahan Vaksin
TINJAU VAKSINASI —Wagub Sumbar, Audy Joinaldy saat meninjau vaksinasi di kantor Camat Padang Utara, Sabtu (17/7).

PADANG, METRO–Ketersediaan stok vak­sin di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sudah ha­bis. Pemprov Sumbar me­lalui Dinas Kesehatan (Din­kes) Provinsi Sumbar, me­ngi­rimkan surat per­min­taan penambahan vaksin hari ini, Jumat (16/7) ke­pada Menteri Kesehatan  RI. Hal tersebut diung­kapkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di­da­m­pingi Kepala Biro Ad­ministrasi Pimpinan (Ad­pim) Provinsi Sumbar, Hef­di, Sabtu (17/7).

“Memang hari ini stok vaksin sudah nol. Kita se­dang mengupakan untuk mengajukan penambahan vaksin sebanyak 150 ribu dosis ke menteri Kese­hatan,” ungkapnya.

Habisnya stok vaksin ini, disebabkan karena ting­ginya animo masyarakat Sumbar yang ikut program vaksinasi. Mahyeldi An­sharullah meminta ma­syarakat Sumbar agar ber­sabar untuk menanti pe­nambahan vaksin dari Men­teri Kesehatan RI.

“Kita sekarang sedang ajukan penambahan. Saya sangat apresiasi masya­rakat yang menyambut baik program vaksinasi yang kita lakukan. Ini mem­buktikan masyarakat Sum­bar cukup peduli da­lam mendukung program pena­nganan dan pencegahan Covid-19 yang dilakukan pemerintah selama ini,” ungkap Mahyeldi An­sha­rullah.

Mahyeldi Ansharullah juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang tanpa ke­nal lelah telah membe­rikan pelayanan pem­be­rian vaksin kepada masya­rakat dengan baik. Ter­masuk juga seluruh pihak baik, itu Forkopimda, BU­MN dan stake holder yang telah ikut menyo­sialisa­sikan dan ikut terlibat program vaksinasi.

Sementara, Hefdi me­ngungkapkan, vaksin Co­vid19 yang masuk ke Din­kes Provinsi Sumbar se­lama ini berupa Vaksin Covid-19  Sinovac dengan rincian, tanggal  5 Januari 2021 lalu sebanyak 36.920 dosis. Berikutnya 26 Januari 2021 (29.880 dosis), 22 Fe­buari  2021 (99.700 dosis), 16 Maret 2021 (153.510 dosis), 8 April 2021 (20.000 dosis), 23 Mei 2021 (12.300 dosis).

Kemudian, 11 Juni 2021 (800 dosis), 17 Juni 2021 (5.300 dosis), 24 Juni 2021 (98.000 dosis), 1 Juli 2021 (7.800 dosis), 3 Juli 2021 (600 dosis), 7 Juli 2021 (52.200 dosis), 10 Juli 2021 (8.500 dosis), 14 Juli 2021 (64.800 dosis), 15 Juli 2021 (8.300 dosis), 16 Juli 2021 (7.000 dosis).

Sementara, Vaksin Co­vid-19 Astrazeneca yang masuk, yakni, 26 Maret 2021 sebanyak 500 dosis, 5 Mei 2021 (5.600 dosis), 4 Juni 2021 (500 dosis), 20 Juni 2021 (15.200 dosis).

Kemudian, vaksin ma­suk melalui perusahaan (sinovac), PT. IGM seba­nyak 122.900 dosis, PT.­Enseval (153.400 dosis). Jadi total vaksin yang sudah masuk ke Dinkes Provinsi Sumbar sudah mencapi 903.710 dosis. “Semuanya sudah terpakai, sehingga sekarang tidak ada lagi stok vaksin di Dinas Kese­hatan Sumbar,” ujarnya.

Sementara, permin­taan kabupaten kota yang su­dah masuk saat ini, yakni Dinkes Kota Payakumbuh sebanyak 12.000 dosis, Din­kes Kota Padang (70.000 dosis) dan Dinkes Kabu­paten Mentawai (10.000 dosis). “Tiga daerah ini sangat membutuhkan vak­sin karena sedang melak­sanakan vaksinasi mas­sal,” ujarnya.

Hefdi juga mengung­kapkan, secara keselu­ruhan, total sasaran vaksi­nasi di Sumbar sebanyak 4.408.509 jiwa. Dengan rin­cian, untuk SDM Kesehatan sebanyak 32.391 orang, petugas publik (400.274 orang), lansia (489.575 orang), masyarakat rentan (2.896.­546 orang) dan remaja (5879.723 orang).

Sementara, Wakil Gu­bernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy saat me­ninjau vaksinasi di Kantor Camat Padang Utara, Sab­tu (17/7) mengatakan, da­erah yang telah meminta vaksin itu di antaranya, Kota Sawahlunto, Kabu­paten Sijunjung, Kabu­pa­ten Limapuluh Kota, Kota Payakumbuh, Padang Pan­jang dan beberapa daerah lain.

Terakhir, ungkap Audy Joinaldy sudah datang ban­tuan dari pusat se­banyak 6400 dosis namun dalam sehari semuanya habis terdistribusi.

Apalagi saat ini siswa SMP dan SMA juga akan mulai divaksin, sehingga kebutuhan vaksin di Sum­bar sangat besar, lebih dari 200.000 dosis. “Untuk siswa ini saja 100.000 mungkin bisa langsung habis dalam beberapa hari. Karena itu kita minta bantuan dari pusat untuk ketersediaan vaksin di Sumbar,” ujar­nya.

Audy mengatakan an­tu­siasme masyarakat Sum­bar untuk divaksin mematahkan pendapat sebelumnya bahwa warga provinsi ini menolak vak­sin.

Camat Padang Utara Fajar Sukma, mengatakan, saat ini masyarakatnya sudah antre untuk minta divaksin. Namun untuk hari ini hanya ditargetkan se­banyak 160 vaksin beker­jasama dengan Dinkes Kota Padang.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional