Close

STIT Syeh Burhanuddin Wisuda, 123 Orang Wisuda, Siap dengan SDM Unggul

WISUDAWAN—Para wisudawan dan wisudawati foto bersama dengan Ketua STIT, ketua yayasan.

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Bur­hanuddin Pariaman menggelar wisuda angkatan ke -XXX Tahun Akademik 2021/2022 yang diikuti sebanyak 123 wi­sudawan/wisudawati di Pange­ran Beach Kota Padang, Kamis (28/10). Ketua STIT – SB Pariaman Dr. Neni Triana. MA mengatakan, dari jumlah yang wisuda itu yaitu Program Studi Pendidikan Agama  Islam (PAI) sebanyak 75 orang , dan dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 48 orang. Di balik perbedaan pilihan program studi, para mahasiswa dan akademisi diikat oleh prinsip pemersatu, yakni prinsip menjunjung tinggi kebe­naran. “Kita mendoakan se­moga segala jerih payah Bapak dan Ibu sebagai orang tua dalam mendorong anak-anak­nya dalam pendidikan, men­dapatkan berkah dari Allah SWT. Kami berharap, do­rongan untuk terus belajar dan men­cari ilmu, apalagi ilmu ke­Islaman, dapat terus menerus kita gelorakan, salah satunya dengan dorongan agar anak-anak kita tidak merasa cukup dengan pendidikan sarjana saja,” ujarnya.

Dikatakannya, dalam mem­bangun SDM unggul, per­guruan tinggi tampil di garda terdepan. Perguruan tinggi adalah institusi yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam mencetak Sum­ber Daya Manusia yang kom­petitif, inovatif, dan berkarakter serta akhlakul karimah. Dengan predikat sarjana yang melekat pada diri Ananda, tentu ada tanggung jawab keagamaan dan sosial yang dipikul.

Ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai institusi pemerintah, lembaga dan war­ga masyarakat maupun per­orangan yang senantiasa men­dukung STIT Syekh Bur­hanud­din Pariaman dalam ber­bagai bentuk bantuan mulai dari dana beasiswa untuk ma­hasiswa kami sampai ke­pada berbagai program kerjasama dalam bidang penelitian mau­pun pengabdian kepada ma­sya­ra­kat, ataupun dalam ber­bagai ben­tuk bantuan lainnya.

Dijelaskan Dr Neni Triana, STIT Syekh Burhanuddin Pariaman dibantu oleh peme­rin­tah melalui beasiswa bidik misi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Setiap tahun ada lebih dari 50 orang mahasiswa STIT Syekh Burhanuddin dibantu oleh Pemda Padang Pariaman melalui Baznas Padang Paria­man, begitu juga Baznas Kota Pariaman dan Baznas Provinsi dan Pusat.

“Kami mengucapkan teri­ma­kasih kepada Ibu Koordi­nator Perguruan Tinggi Keaga­maan Islam Swasta Wilayah VI Sumbar, Bapak Bupati Padang Pa­riaman dan Walikota Paria­man, semoga keber­samaan untuk mengem­bang­kan pendi­dikan Islam di Kota dan Kabu­paten Padang Paria­man dapat kita lanjutkan dan tingkatkan dengan kerjasama lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yaya­san Islamic Center Syekh Bur­hanuddin Prof. Dr. H. Duski Sa­mad, M.Ag menyampaikan, bahwa kesediaannya menjadi Ketua Sementara Yayasan Islami Center Syekh Burhanud­din ini adalah atas pertim­bangan  STIT SB sebagai warisan ulama, pemerintah daerah dan tokoh umat, bahkan aula Islamic Centre, awalnya didirikan dari kumpulan zakat dan zakat fitrah masyarakat Padang Pariaman, yang Kota Pariaman sekarang bahagian darinya. “Oleh karenanya kami mengajak Bupati Padang Paria­man, Walikota Pariaman, Pem­bina, Pengurus Yayasan, Pim­pinan STIT SB Dosen, tenaga kependidikan,  alumni dan semua masyarakat untuk mem­bersamai lembaga ini lebih sung­guh-sungguh dan ter­ukur,”ujar Duski Samad.

Ia yakin, sekuat apapun tantangan semua dapat dilalui dengan kekuatan bersama, Saiyo Sakato, Sa biduk Sa Dayung, Cimeeh Piaman ada­lah energi untuk bangkit dan ber­lari. Sumber daya insani, mo­dal capital, kehandalan intitusi, dan the power of sila­turahim adalah kekuatan yang dapat mendobrak pikiran ju­mud, prilaku lama menegok ke­belakang, ma wajdana alaihi abaa­na, dan karakter tidak se­hat lainnya,” kata Prof. Duski Sa­mad.

Di samping itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa tahun depan target yang harus dicapai yaitu bagaimana STIT SB Paria­man ini bisa membuka pas­casarjana. ” Tidak hanya itu, kami juga berharap agar STIT SB Pariaman juga bisa menjadi Universitas,” jelasnya. Koor­dinator Perguruan Tinggi Ke­aga­maan Islam Swasta Wilayah VI Sumbar Prof Dr Martin Kustati dalam sam­butan menyam­pai­kan, pihak­nya terharu kepada wisudawan dan wisudawati karena secara umum sudah mendapatkan pekerjaan sebe­lum menamatkan kuliah. “Krea­­tifitas yang cukup tinggi sa­ngat penting, karena ketika ta­mat kuliah tidak merasa cang­gung lagi.

Ia menyampaikan, terkait yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Islamic Center Syekh Burhanuddin tentang pening­katan dari fakultas ke universitas. Hal itu dapat dilakukan se­suai persyaratan yang ada, yaitu salah satu syaratnya minimal kampus tersebut membuka 5 prodi. Namun untuk saat ini STIT SB Pariaman masih me­miliki dua prodi yaitu PAI dan PIAUD. Jadi kedepan perlu ditambahkan 3 prodi lagi.

Dikatakan, alhamdulillah berkat doa dan kerja keras bersama, STIT SB Pariaman dibantu oleh Kementerian Aga­ma sebanyak Rp100 juta dari 8 kampus swasta di Wilayah VI Sumbar. Ia berharap semoga apa yang diharapkan STIT SB Pariaman kedepan akan ter­capai sesuai yang diharapkan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top