Menu

Spesialis Maling Kototangah Diringkus

  Dibaca : 1799 kali
Spesialis Maling Kototangah Diringkus
BNI telah melakukan upaya percepatan penyaluran Bansos tersebut hingga bisa diterima masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia lebih awal.
pencuri 3

ilustrasi

PADANG, METRO–Beraksi berulang kali di rumah-rumah warga, akhirnya aksi Feri Andika (32), terhenti jua. Nelayan asal Pasir Parupuak, Muaro Gantiang, Kecamatan Kototangan ini, dibekuk jajaran Reskrim Polsek Kototangah, Minggu (17/1) sekitar pukul 03.00 dinihari WIB.

Pemuda ini dibekuk ketika nongkrong di salah satu warung di Pasir Muaro Gantiang. Pelaku sudah terlibat sejumlah pencurian pemberatan (curat) di sejumlah wilayah hukum Kototangah. Saat ini pelaku bersama barang bukti satu set televisi LED, DVD player dan speaker diamankan di Mapolsek Kototangah.

Penangkapan pelaku berawal dari laporan salah seorang warga, Elda Herpin dengan nomor LP/963/XII/2015, Kamis (31/12). Setelah mendapat laporan itu, petugas membentuk tim dan melakukan penyelidikan di lapangan.

Lebih dari sepekan petugas melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku curat yang telah meresahkan warga Kototangah ini. Penyelidikan petugas membuahkan hasil, diketahui pelaku tengah berada di sebuah warung yang berada di lokasi penangkapan.

Tanpa membuang waktu, Tim Reskrim langsung bergerak dan melakukan penyergapan. Setiba di sana, petugas mengepung warung sebelum dilakukan penangkapan. Pelaku yang tidak menyadari kedatangan petugas, tidak bisa berbuat banyak.

Pengakuan pelaku kepada petugas, telah beraksi sebanyak empat kali. Meski demikian, petugas tak begitu saja percaya dengan pengakuan tersangka Feri.
Kapolsek Kototangah Kompol Jon Hendri mengatakan, meski pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak empat kali, namun keterangan itu bisa saja bohong.

“Kami akan terus korek keterangan dari pelaku, kami menduga pelaku lebih dari empat kali melakukan aksi curat di Kototangah,” ujar Jon.

Selain itu, jajaran Polsek Kototangan berusaha mengungkap keterangan dari pelaku siapa saja jaringan dan rekannya dalam melakukan aksi. “Saat ini nelayan ini masih memilih bungkam. Sebelumnya, telah banyak ada laporan warga yang menjadi korban curat. Nanti akan kami cocokkan LP yang ada dengan keterangan pelaku,” katanya.

Kini pemuda berbadan kurus ini haris mendekam di sel  tahanan. Ia akan dijerat Pasal 362 junto 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancama kurungan penjara lima tahun. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional