Close

Spesialis Curanmor Lintas Kabupaten di Sum­bar Diringkus, 7 Unit Motor Hasil Curian Disita

PENCURI MOTOR— Pelaku Z (39) yang terlibat kasus pencurian sepeda motor ditangkap jajaran Satreskrim Polres Agam.

AGAM, METRO–Seorang bandit spesia­lis pencuri sepeda motor yang sudah beraksi an­tarkabupaten kota di Sum­bar berhasil iringkus Tim Opsnal Satreskrim Polres Agam saat berada di dae­rah Tiku, Kecamatan Tan­jung Mutiara. Tak tang­gung-tanggung,  dari pe­nangkapan itu, Polisi me­nyita tujuh unit sepeda motor hasil curiannya.

Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian, melalui Ka­sat Reskrim AKP RJ Agung Pratomo mengatakan, pe­laku berinisial Z (39) me­rupakan warga Padang Tae Kenagarian Ampang Parak, Kecamatan Sute­ra, Ka­bupaten Pesisir Selatan ini diring­kus pada Jumat (18/11) lalu atas kasus pen­curian motor di RSUD Lu­buk Ba­sung.

“Setelah kami tangkap, pelaku langsung mengakui perbuatannya dan kemudian menunjukkan lokasi tempat ia menyimpan se­peda motor merk Honda BeAT yang sebelumnya ia curi di RSUD Lubuk Basung pada Kamis 10 November 2022 lalu. Saat itu sepeda motor Honda BeAT tersebut berhasil diamankan di kampung halaman pelaku di daerah Lunang Silaut Kabupaten Pesisir Selatan,” ungkap AKP Agung kepada wartawan, Selasa (22/11).

Dijelaskan AKP Agung, usai mengamankan Honda BeAT hasil curiannya itu, pihaknya kemudian me­lakukan  pengembangan kasus hingga Senin (21/11), pihaknya berhasil   mengamankan lagi enam unit sepeda motor hasil curian pelaku di berbagai daerah dan sudah dijual pelaku di Kabupaten Agam.

“Total ada tujuh unit sepeda motor yang kami sita. Ada enam unit sepeda motor matik dan satu unit sepeda motor Kawasi Ninja. Enam unit barang bukti merupakan hasil curian pelaku di luar Agam, tapi dijual oleh pelaku di wilayah Agam. Sedangkan motor yang dicuri di Agam dibawa ke Kabupaten Pesisir Selatan,” ujar AKP Agung.

AKP Agung menuturkan, pelaku melakukan aksi pencuriannya dengan cara mobile, karena pekerjaan keseharian pelaku adalah sebagai pengurus sarang walet yang juga sering berpindah-pindah lokasi.

“Pelaku masih sebagai buruh harian lepas yang untuk mengurus sarang burung walet di daerah Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Agam, atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tutupnya. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top