Close

Spanyol vs Swedia, Saling Sikut Demi Lolos Otomatis

Laga terakhir grup B kualifikasi piala dunia 2022 zona eropa akan menyajikan partai penting yang mempertemukan timnas Spanyol melawan Timnas Swedia.

Laga terakhir grup B kuali­fikasi piala dunia 2022 zona eropa akan menyajikan partai penting yang mempertemukan timnas Spanyol melawan Timnas Swe­dia. Dikatakan penting, karena siapa pun yang menang dalam pertandingan ini akan men­dapat­kan jatah otomatis untuk tampil di putaran final piala dunia 2022 yang akan berlangsung di Qatar.

Dalam kla­se­men semen­tara Spanyol menduduki posisi puncak dengan nilai 16 poin dan hanya berjarak 1 poin dengan Swedia yang berada di posisi kedua. Jika menang maupun hasil seri, spanyol akan lolos otomatis ke piala dunia. Namun Jika kalah, Spanyol harus puas menepati posisi kedua dan harus menem­puh jalur playoff untuk bisa berlaga di piala dunia 2022.

Pertandingan ini sendiri akan berlangsung di  Esta­dio La Cartuja Sevilla, Spa­nyol, Senin (15/11) yang di jadwalkan kick off pada pukul 02.45 WIB.

Bermain di kandang sendiri bisa menjadi satu keuntungan bagi Spanyol, lantaran adanya pemain ke­-12 yang akan siap men­dukung tim kesayangan­nya maraih kemenangan.

Seperti diketahui, Spa­nyol telah menjadi juara dunia dan Eropa tetapi tidak lagi menjadi kekuatan dominan seperti dulu. Na­mun, mereka masih salah satu tim terbaik di dunia.

Di grup B kualifikasi zona eropa ini, memang seperti yang diharapkan oleh pecinta sepakbola akan dimiliki oleh Spanyol dan Swedia yang akan ber­saing untuk lolos ke Piala Dunia Qatar dari grup me­re­ka. Yunani, Georgia, dan Kosovo tidak pernah be­nar-benar memiliki peluang untuk memengaruhi kema­juan sejak awal.

Swedia menang 2-1 ketika kedua tim ini bertemu pada bulan September tahun ini, tetapi Spanyol yang memegang keunggulan dengan 7 kemenangan total melawan mereka da­lam 17 pertemuan total. Ini mungkin yang paling penting dari mereka mengingat apa yang bisa dipertaruhkan di sini- tempat kualifikasi otomatis, atau tanggal babak play off.

Dipertandingan sebelumnya, Spanyol berhasil mengalahkan tuan rumah Yunani dengan skor 0-1.Dalam pertandingan itu, Spanyol memiliki 73% penguasaan bola dan 12 percobaan ke gawang dengan 3 tepat sasaran.

Satu-satunya pemain yang mencetak gol untuk Spanyol adalah Pablo Sarabia (262 ). Di ujung lain, Yunani mendapat 3 tembakan ke gawang dengan 1 di antaranya tepat sasaran.

Spanyol tidak memiliki masalah dengan mencetak gol, mencetak gol setiap kali mereka keluar untuk bermain dalam 6 pertandingan terakhir mereka.

Mereka telah mengumpulkan jumlah 11 selama waktu itu sambil melihat jumlah gol yang dicetak melawan mereka berjumlah 6. Kita akan segera melihat apakah tren itu dapat dipertahankan di sini atau tidak.

Sementara itu di per­tan­dingan sebelumnya Swedia malah kalah 0-2 dari tuan rumah Georgia yang membuat posisi mere­ka di salip oleh spanyol.

Dalam pertandingan itu, Swedia memiliki 59% penguasaan bola dan 20 tembakan ke gawang dengan 8 di antaranya tepat sasaran. Di sisi lain, Georgia memiliki 10 tembakan ke gawang dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Khvicha Kvaratskhelia (612, 772) adalah pencetak gol untuk Georgia.

Dalam setengah lusin pertandingan terakhir me­reka, Swedia telah membantu diri mereka sendiri dengan jumlah 11 gol. Swe­dia juga tidak gagal men­cetak gol pada setiap ke­sempatan itu. Selama per­tandingan itu, bek mereka telah melihat 6 gol ke ga­wang mereka.

Sebuah tinjauan dari bentrokan head-to-head masa lalu mereka kembali ke 17/11/2007 menunjukkan bahwa Spanyol telah memenangkan 3 dari mereka dan Swedia 1, dengan jumlah seri menjadi 2.

14 gol dihasilkan di an­tara mereka dalam pertan­dingan ini, dengan 10 di antaranya untuk La Furia Roja dan 4 milik Swedia. Itu adalah angka rata-rata gol per game sebesar 2,33.

Pertemuan liga sebelumnya antara kedua belah pihak adalah Kualifikasi WC  pertandingan Eropa hari 4 pada 02/09/2021 ketika skor akhir adalah Swedia 2-1 Spanyol.

Pada pertandingan itu, Swedia memiliki 26% penguasaan bola dan 6 tembakan ke gawang dengan 4 tepat sasaran. Gol-gol ter­sebut dicetak oleh Alexander Isak (62) dan Viktor Claesson (572). Di sisi lain, Spanyol mendapat 12 tembakan ke gawang dengan 4 tepat sasaran. Carlos Soler (52) mencetak gol.

Sejauh rekor Kejuaraan Eropa mereka yang bersangkutan, Swedia juga mencapai hasil terbaik mereka di depan fans tuan rumah, mencapai empat besar pada tahun 1992, dan mereka telah mencapai perempat final di Euro 1994 di Portugal.

Anders Svensson dan Thomas Ravelli adalah pemain dengan penampilan terbanyak di tim dengan masing-masing lebih dari 140 penampilan, tetapi stri­ker Henrik Larsson dan Zlatan Ibrahimovic yang akan tercatat sebagai pemain sepak bola Swedia paling terkenal dalam sejarah.

Belakangan juga me­mimpin daftar pencetak gol dengan lebih dari 60 gol untuk tim nasional dan dia secara luas dianggap sebagai salah satu karakter paling berwarna, tidak ha­nya di Skandinavia, tetapi juga di dunia sepak bola.

Cukup jelas bahwa Swe­dia perlu memainkan sepak bola yang hebat untuk mendapatkan gol melawan tim Spanyol yang tampaknya akan mengendalikan sebagian besar aspek permainan ini. (*/rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top