Close

Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri, Waspada Modus Calo, Hindari Korban Sindikat

FOTO BERSAMA— Pj Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda foto bersama dengan peserta sosialisasi peluang kerja ke luar negeri.

POLIKO, METRO–Dinas Tenaga Kerja Dan Perindustrian Kota Payakumbuh menggelar sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri dan Perlin­dungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Tahun 2022 di Aula Ngalau Indah Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, akhir pekan kemarin. Sosialisasi ini dibuka langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi Kadis Nakerperin, Yunida Fatwa dengan menghadirkan narasumber Bayu Ariadi Kepala BP3MI Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya Pj Wali Kota menyampaikan, Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan MoU BP2MI dengan Pemerintah Daerah Kota Payakumbuh tentang Pe­nempatan dan Pelindu­ngan Pekerja Migran Indonesia, maka dalam rangka meningkatkan pelayanan penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia, sebagai tindak lanjut dari MoU dimaksud,

“Pekerja migran Indonesia adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang atau telah melakukan pekerjaan de­ngan menerima upah diluar wilayah Indonesia, dulu dikenal dengan Te­naga Kerja Indonesia, “te­rang Rida.

Lebih lanjut Rida me­nerangkan, Migrasi tenaga kerja yang aman a­dalah sesuai dengan ketentuan Perundang-undangan yang berlaku, ka­rena semua ketentuan telah memenuhi unsur atau instruksi pelindungan,

“Tantangan bekerja ke Luar Negeri ada Stigma yang masih dianggap sebagai pekerja kasar, Padahal pekerja yang dikirim adalah pekerja terampil dan melalui jalur resmi serta mendapatkan perlindungan dari pemerintah dan masih Kurangnya Kompetensi, Kecakapan, Budaya dan Etos Kerja serta Bahasa asing dianggap sebagai keterampilan yang penting guna memasuki pasar kerja, “ sebutnya.

Pj. Wali Kota menghimbau kepada masya­rakat yang ingin bekerja ke Luar Negeri agar me­ngikuti prosedur serta skema Penempatan yang telah diatur.

“Waspada modus ca­lo, informasi yang valid dapat diperoleh pada so­sialisasi sehingga tidak menjadi korban sindikat pemberangkatan Ilegal Pekerja Migran Indonesia, dan tak kalah penting lagi pekerja harus memiliki Knowledge, Skill dan Attitude, “ pungkasnya.

Kabid Tenaga Kerja Gesmalindra dalam laporannya menyampaikan, Program Penempatan Te­naga Kerja Tahun Anggaran 2022, khususnya tentang Peluang Kerja ke Luar Negeri, agar  bekerja de­ngan aman dan tidak bergantung pada Negara tertentu saja,

“Sosialisasi Peluang Kerja Luar Negeri ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada Ma­sya­rakat umumnya kepada pencari kerja luar negeri khususnya tentang Peluang Kerjadan Prosedur yang benar untuk bekerja ke Luar Negeri, agar nan­tinya bisa bekerja dengan aman dan tidak bergantung pada Negara tertentu saja, “ ujarnya.

Sosialisasi ini menghadirkan peserta dari Camat Se Kota Payakumbuh, seluruh TPPKK Kecamatan, Lurahan se Kota Payakumbuh, Kepala SLTA Se Kota Payakumbuh, Orga­nisasi Profesi dan seluruh Organisasi Kepemudaan Se Kota Payakumbuh. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top