Menu

Sopir Angkutan Umum Dapat Santunan Rp. 600 Ribu Per Bulan

  Dibaca : 567 kali
Sopir Angkutan Umum Dapat Santunan Rp. 600 Ribu Per Bulan
Ilustrasi

PASAMAN, METRO
Masuk dalam kategori profesi yang turut terdampak wabah Covid-19, para sopir angkutan umum di Kabupaten Pasaman, akan diberikan bantuan santunan sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan untuk setiap orangnya.

“Bantuan tersebut merupakan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang disandingkan dengan pelaksanaan giat Operasi Keselamatan Lalulintas 2020, dengan Korlantas Mabes Polri sebagai pengendali program yang juga melibatkan jajaran satuan lalu lintas Kepolisian Resor (Polres) Pasaman,” ungkap kasat lantas polres setempat, AKP Bezaliel Mendrofa. Rabu (15/04).

Menurutnya, program tersebut sudah dilakukan peluncurannya secara resmi melalui kegiatan video conference internal jajarannya dengan melibatkan pihak Bank Rakyat Indonesia sebagai bank pelaksana pencairan bantuan tersebut.

Ia menjelaskan, teknis pemberian bantuan itu diawali dengan pendataan jumlah sopir angkutan umum di daerah itu yang menurut perkiraan sementara mencapai 200 orang lebih.

“Kami masih menunggu berapa kuota awal penerima bantuan yang diberikan untuk wilayah hukum satlantas Polres Pasaman untuk diajukan berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan,” katanya.

Salah satunya kata dia, para sopir yang dinyatakan sebagai penerima bantuan sudah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan bersedia mengikuti program pelatihan selama tiga bulan berturut-turut, dengan tiga jenis materi pemantapan keahlian yang dibutuhkan mereka dalam bekerja.

Untuk bulan pertama para sopir tersebut akan diberikan materi pelatihan tentang pelaksanaan protokol penanganan Covid-19 untuk fasilitas angkutan umum seperti tetap menjaga jarak duduk aman bagi penumpang dengan hanya mengisi sebesar 50 persen maksimal dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Hal itu diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 9 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar, yang juga mewajibkan penumpang untuk menggunakan masker.

Sementara materi pada bulan kedua, kata dia tentang etika pelayanan oleh awak angkutan umum terhadap masyarakat penumpang kendaraan dan pada bulan ketiga akan dilaksanakan pelatihan keselamatan dalam berlalu lintas dan mengemudi ( safety riding and driving) sesuai kaidah, norma dan aturan dalam berlalulintas di jalan raya.

Dengan diberikannya bantuan langsung tunai dan pelatihan itu, diharapkan selain dapat membantu kesulitan ekonomi masyarakat terdampak wabah Covid-19, para sopir tersebut juga mampu menjadi sosok pelopor keselamatan berlalulintas sehingga jumlah korban kecelakaan di jalan raya yang masih menjadi sebab kematian terbesar, bisa ditekan khususnya di wilayah hukum Polres Pasaman.

“Pada kesempatan ini kami juga mengimbau dan mengajak seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi seluruh aturan lalulintas dan selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah dan kepada pemilik angkutan umum agar menyediakan cairan hand sanitizer di seluruh armada angkutan miliknya serta memerintahkan para sopir untuk mewajibkan penumpangnya menggunakan masker,” harap dia. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional