Menu

Sopir Angkot Tewas Bersimbah Darah Ditikam Rekan

  Dibaca : 289 kali
Sopir Angkot Tewas Bersimbah Darah Ditikam Rekan
TEWAS DITIKAM— Sopir angkot Yogi (21) dengan kondisi bersimbah darah usai ditikam rekan sesama sopir sempat dibawa ke Puskesmas Lubuk Alung untuk mendapatkan pertolongan hingga akhirnya meninggal dunia.

PDG. PARIAMAN, METRO
Sempat terlibat cekcok gara-gara saling rebutan penumpang, seorang sopir angkot ditikam senjata tajam secara brutal oleh sesama sopir angkot di Simpang Tugu, Pasar Lubuk Alung, Kabupaten Padangpariaman, Senin malam (14/9) sekitar pukul 20.30 WIB. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi bersimbah darah, korban pun tak dapat diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia.

Korban yang diketahui berinisial Yogi (21) warga Kabun Kopi, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung tewas dengan beberapa luka tusukan di tubuhnya dan tewas akibat kehabisan darah. Sementara, pihak Kepolisian mendapatkan laporan adanya kejadian itu langsung menangkap otak pelaku penusukan berinisial berinsial AS (17) warga warga Kampuang Apar, Nagari Sungai Buluah,Kecamatan Anai.

Kapolres Padangpariaman AKBP Dian Nugraha melalui Kapolsek Lubuk Alung AKP Harmon mengatakan, dari hasil penyidikan sementara, peristiwa penusukan itu berawal dari pertengkaran, Yogi dengan rekan sesama sopir angkot, Ajis (20). Pada saat itu, korban menghentikan angkotnya di batas kota (Padang-Padangpariaman) untuk menaikkan penumpang. Namun, karena korban terlalu lama “ngetem” angkotnya, Ajis yang juga ingin mencari penumpang pun merasa sakit hati.

“Kebetulan pada waktu itu, angkot korban memang banyak mendapatkan penumpang. Ajis kemudian menegur dan marah kepada korban lalu meminta korban berangkat. Tetapi, korban malah merasa tersinggung ketika karena ditegur oleh Ajis pada saat menaikan penumpang di daerah batas kota,” kata AKP Harmon.

AKP Harmon menambahkan, karena tidak bisa menerima teguran Ajis, korban langsung turun dari angkotnya dan menghapiri teman sesama sopir itu menyampaikan bahwa nanti, sesampai di Pasar Lubuk Alung akan diselesaikan secara baik-baik. Setelah itu korban pun berangkat dan sesampai di Lubuk Alung menurunkan semua penumpangnya. Setelah semua penumpang turun, korban sengaja memarkir angkotnya sambil menunggu kedatangan Ajis.

“Ajis sepakat dengan korban untuk bertemu di Pasar Lubuk Alung untuk menyelesaikan masalah di Batas Kota tadi. Namun, dalam perjalanan perjalan ke Lubuk Alung, Ajis sempat menghubungi sejumlah temannya dan diajak untuk ikut bertemu dengan korban. Salah satu yang diajak yaitu pelaku AS yang merupakan adik dari Ajis,” ungkap AKP Harmon.

Setelah pelaku datang, kata Harmon, korban pun turun dari angkotnya dan naik ke angkot milik Ajis. Namun, setelah naik, ternyata di dalam angkot tersebut telah ada empat orang lainnya yang juga dikenal oleh korban. Tidak berselang lama, pelaku AS tiba-tiba menusuk korban dengan senjata tajam beberapa kali. Korban yang mendapat tusukan berusaha keluar dan meminta pertolongan kepada warga.

Akhirnya Ajis sampai di Pasar Lubuk Alung, begitu angkotnya berhenti, korban yang telah menunggu langsung naik dan pada saat itulah terjadi penusukan.

“Korban sempat lari ke arah pasar, di sana ada sebuah kedai dan meminta tolong ke warga, dan pelaku ini tidak mengejar lagi. Warga yang melihat kondisi korban penuh luka berusaha menolong dan membawanya ke Puskesmas Lubuk Alung. Dari Puskesmas, korban dirujuk ke RSUD Padang Pariaman di Sicincin. Tidak sampai 10 menit, korban ini meninggal,” ujar AKP Harmon.

AKP Harmon menegaskan, setelah mendapatkan informasi adanya kasus penusukan yang berujung korban meninggal dunia, pihaknya kemudian melakukan olah TKP di lokasi dan mencek kondisi korban di rumah sakit. Setelah itu, pihaknya mengamankan pelaku penusukan berinisial AS dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Terkait ada atau tidaknya keterlibatan rekan-rekan AS yang berada di lokasi masih didalami.

“Saat kejadian di dalam angkot ada lima orang, tapi kita berlum bisa membuktikan rekan-rekan AS ini terlibat atau tidak. Kita masih lakukan penyelidikan terkait hal itu. Penanganan perkara ini juga kita serahkan ke Polres Padangpariaman,” pungkas AKP Harmon. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional