Menu

Solsel Raih Penghargaan Sangat Tinggi dari Kemendagri

  Dibaca : 101 kali
Solsel Raih Penghargaan Sangat Tinggi dari Kemendagri
Kepala Bagian Pemerintah dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Solsel Riri Thysons saat menerima penghargaan di Kementerian Dalam Negeri.

SOLSEL, METRO
Pemerintah Kabupaten Solok Selatan (Solsel), dalam tahun ini berhasil meraih penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dengan status kinerja sangat tinggi. Penghargaan dari Menteri Dalam (Mendagri) Negeri Republik Indonesia ini adalah atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Tahun 2018 dengan nilai skor 3,0669. Ini berdasarkan hasil evaluasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang disusun oleh Bagian Pemerintahan, Sekretariat Daerah Kabupaten Solsel.

Pjs. Bupati Solsel Jasman Rizal mengapreaiasi penghargaan ini sebagai bukti kinerja OPD dilingkungan Pemkab Solsel, khususnya dalam menyajikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang sudah sesuai harapan.

Artinya, semua yang di inginkan oleh Pemerintah Pusat, khususnya Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jendral Otonomi Daerah, tertanggal 25 April 2020 sangat puas atas penyajian LPPD dari kabupaten dengan julukan Sarantau Sarurambi ini. “Jadi ini adalah bentuk apresiasi dari Mendagri terhadap kinerja penyelenggaraan Pemda yang setiap tahun melaporkan LPPD, dan ini adalah LPPD tahun 2018 yang di evaluasi tahun 2019,” ujar Jasman.

Dijelaskannya, LPPD ini merupakan amanat dari Undang Undang No 23 Tentang Pemerintahan Daerah. Adapun LPPD itu sendiri berisikan indikator kinerja kunci yang menghimpun tataran pengambilan kebijakan dan seluruh aspek penyelenggaraan urusan Pemerintahan Darah sesuai dengan UU 23 tahun 2014.

Untuk Solsel, pencapaian penghargaan ini merupakan hasil kerja keras yang cukup lama diharapkan, karena sejak dilakukan penilaian LPPD dari tahun 2015, baru pada LPPD 2018 kali ini yang penilaian dilaksanakan tahun 2019, Kabupaten Solsel sanggup meraih predikat Sangat Tinggi. Kedepan, prestasi ini hendaknya dapat dipertahankan dan ditingkatkan. “Ini tentu sangat menggembirakan, dan patut dipertahankan. Sekali lagi ini prestasi yang membanggakan untuk semua perangkat daerah Kabupaten Solsel,”ungkapnya.

Harapannya, penghargaan ini memotivasi para ASN dan seluruh unsur di Pemkab Solsel untuk makin meningkatkan kinerjanya dalam segala sisi. “Ini merupakan motivasi bagi ASN didaerah Solsel, sehingga lebih mampu untuk meningkatkan kinerja dalam segala sisi. Jadikan ini motivasi,”katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Pamerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah, Pemkab Solsel, Riri Thysons yang menerima penghargaan itu menjelaskan, penghargaan LPPD Tahun 2018 dengan status Sangat Tinggi. Penghargaan ini adalah gambaran kinerja Pemkab Solsel dari berbagai sisi, mulai dari anggaran sampai pelayanan.

Penilaian LPPD tahun 2018 ini, penilaianya pada tahun 2019. Sedangkan untuk LPPD tahun 2019, sudah dilakukan penilaian pada Oktober yang lalu. Hal ini tentu kita berharap Solsel kembali mempertahankan predikat serta meningkat kan skor, tentu nya kami Bagian Pemerintahan dan Otonomi Daerah sudah melakukan pemahaman kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). “Kedepannya tentu diharapkan predikat ini kembali diraih, dengan skor yang lebih tinggi,”jelasnya.

Ditambahkannya, untuk diketahui LPPD memiliki 3 predikat skor yaitu sedang, tinggi dan sangat tinggi. Dari awal penilaian LPPD yaitu pada tahun 2015 dan 2016 Kabupaten Solsel hanya mendapat predikat sedang. Kemudian pada tahun 2017 mulai dilakukan perbaikan perbaikan sehingga kita sudah bergeser meraih predikat tinggi.

Berkat kerjasama OPD dan strategi-strategi penyusunan yang dilakukan oleh Bagian Pemerintah dan Otonomi Daerah, barulah pada pelaporan LPPD 2018 yang dinilai dan disusun pada tahun 2019 Solsel bisa meraih predikat ‘ sangat tinggi. Thison mengakui bahwa saat ini masih banyak perbaikan-perbaikan yang harus dilakukan. Diharapkan setiap OPD agar lebih disiplin dalam mendokumentasikan data serta rajin melakukan analisa atas kegiatan yg sudah dilaksanakan. “Karena untuk tahun 2020 pelaporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan Lakip sudah terangkum dalam LPPD,”pungkasnya. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional