Menu

Solsel Persiapkan PBM Tatap Muka

  Dibaca : 149 kali
Solsel Persiapkan PBM Tatap Muka
PERTEMUAN— Pengurus komite melaksanakan pertemuan dengan pihak sekolah dan perwakilan orang tua murid di MTsN 2 Solsel dalam membahas pelaksanaan PBM dengan sistem tatap muka.

SOLSEL, METRO
Adanya rencana pemerintah kabupaten akan menerapkan belajar dengan sistem tatap muka, yang akan dilaksanakan untuk tingkat SMP di Kabupaten Solok Selatan (Solsel), 13 Agustus nanti. Bahkan, beberapa sekolah ada yang telah melakukan persiapan dan ada juga yang akan melakukan persiapan. Madrasyah Syanawiah Negeri (MTsN) 2 Solsel di Padang Aro, untuk menyikapi pelaksanaan PBM tatap muka itu, pihak sekolah itu, bersama dengan pengurus Komite menggelar musyawarah diruang kerja kepala madrasah, Senin (10/8).

Kepala MTsN 2 Solsel, Al Uska saat musyawarah di madrasah itu meminta pihak orang tua murid agar memberikan dukungan pada anak-anak mereka saat pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM), tatap muka yang sudah disepakati akan dilaksanakan di madrasah itu. Diantara anak harus dilengkapi masker saat pergi ke sekolah.

Sementara model PBM yang dilaksanakan antara lain proses yang selama ini 40 menit untuk satu jam pelajaran diubah menjadi 20 menit.  Selain itu anak-anak juga akan dijadwal masuk belajarnya. Seperti ada anak-anak yang masuk pukul 07.00 WIB-10.00 WIB, dan dilanjutkan gelombang kedua masuk pukul 11.00 WIB-14.00 WIB.  “Waktu PBM akan dipersingkat, dan dipastikan tidak ada jam istirahat saat PBM. Jadi anak – anak siap belajar lansung pulang, “ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite MTsN 2 Solsel, Abul Abas, didampingi Wakil Ketua Komite Sukemi menyatakan, dukungannya untuk PBM tatap muka. Namun pada pihak madrasah diminta untuk tetap melakukan aturan protokol Covid dan penerapan aturan harus ketat.

“Pihak sekolah harus menyiapkan segala kelengkapan yang berkaitan untuk penerapan protokol Covid-19,  seperti adanya penyemprotan disinfektan di lokasi sekolah, menyediakan tempat cuci tangan,  dan menyediakan masker bagi anak yang mungkin tidak terbawa masker, “ kata Abul Abas yang diamini Sukemi.

Di kesempatan itu, komite juga meminta pihak madrasah agar kembali menyurati orang tua masing-masing siswa, terkait akan dilakukannya PBM tatap muka dengan segala ketentuan yang sudah disepakati.

Ditambahkan Wakil Ketua Komite Sukemi, bahwa para orang tua murid yang sering keluar masuk Solsel juga diminta proaktifnya. Agar tidak berdampak pada anak-anak mereka.

“Kami harap pihak sekolah menyurati para orang tua murid, akan dilaksanakannya PBM tatap muka. Selain itu kepada orang dan murid yang sering keluar masuk Solsel agar proaktif,” jelas Sukemi.

Sementara itu, perwakilan wali murid, Yoni Elvis mengapresiasi, atas dilakukannya PBM tatap muka. Pasalnya kegiata PBM sistem daring dan luring sebelumnya sangat menyulitkan orang tua.

Sulitnya, bukan masalah membantu anak untuk menjawab tugas yang diberikan guru, akan tetapi masalah penerapan untuk mendidik anak yang baik terkait materi pelajaran itu sangat perlu sentuhan guru yang sudah pasti sesuai porsinya.

Maka dari itu, atas nama orang tua murid kami sangat mendukung dilaksanakannya PBM tatap muka,  meski konsekwensinya antara orang tua dan pihak sekolah sama-sama menanggung resikonya.  “Kami sangat mendukung kegiatan PBM tatap muka, diharapkan dalam pelaksanaannya sesuai protokol,”katanya.

Sebelumnya Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solsel, Novrizon mengatakan untuk memastikan belajar tatap muka,  pihaknya akan berkoordinasi dengan pimpinan terlebih dahulu.

Saat ini pihaknya sedang menyusun tata cara melaksanakan belajar tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Sedangkan Plt.  Bupati Solsel, Abdul Rahman mendukung proses belajar tatap muka segera dilaksanakan, sebab di kabupaten itu tidak ada kasus Covid-19 baru.

Selain itu, ujarnya motivasi belajar anak-anak juga sudah mulai menurun sehingga perlu belajar tatap muka segera. “Saya mendukung belajar tatap muka secepatnya agar tidak memberatkan orang tua karena banyak daerah blank spot,” sebutnya.

Hadir pada rapat itu, Al Uska (Kepsek), Fitria Wahyuni (Waka Kurikulum), Helma Linda (Waka Kesiswaan),  Yulianti (Waka Humas) dan Nurmalita (Waka Sapras). Sedangkan dari Komite dan Wali Murid terlihat hadir Ketua Komite,  Abul Abas, Ir. Sukemi (Wakil Ketua),  Jumadi April (Swkretaris Komite) dan wali murid,  Yoni Elvis. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional