Menu

Solar Langka di Sumbar, Andre Rosiade Langsung Komunikasi dengan Pertamina

  Dibaca : 69 kali
Solar Langka di Sumbar, Andre Rosiade Langsung Komunikasi dengan Pertamina
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade langsung bertindak terkait kelangkaan solar subsidi dan panjangnya antrean di SPBU selama beberapa hari terakhir di Sumatra Barat (Sumbar). Andre Rosiade mengontak Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati untuk segera menuntaskan masalah ini.

ADINEGORO, METRO–Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade langsung bertindak terkait kelangkaan solar subsidi dan panjangnya antrean di SPBU selama beberapa hari terakhir di Su­matra Barat (Sumbar). Andre Rosiade me­ngon­­tak Direktur Utama PT Pertamina Nicke Wi­dya­wati untuk segera menuntaskan masalah ini.

“Pagi tadi kami sudah menghubungi Bu Nicke, Dirut Pertamina agar menyelesaikan masalah ini segera. Karena dua bulan lalu, BPH Migas sudah menambah kuota solar subsidi Sumbar, ke­napa sekarang malah lang­ka. Tentu ada yang tidak beres,” kata Anggota Frak­si Partai Gerindra ini usai meresmikan penggunaan Pertamina Shop (Per­ta­shop) milik Rachmad Wija­ya di Kuranji Hilir, Ke­camatan Sungai Limau, Ka­bupaten Padang­paria­man, Sumbar, Kamis (17/6).

Andre Rosiade juga langsung meminta kepada  SBM (Sales branch manager) I Pertamina Sar Sum­bar Wahyudi yang hadir di acara untuk segera me­nindaklanjuti dan menar­getkan segera dituntaskan. “Kami langsung minta Per­tamina Sumbar bertindak. Agar perekonomian Sum­bar tidak terganggu ka­rena kelangkaan solar,” kata Andre yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre menegaskan, sebagai anggota DPR RI asal Sumbar yang ada di Komisi VI dia ber­kewa­jiban menyampaikan hal ini. Kalau tidak, percuma sebagai anggota DPR RI. “Bulan lalu kami juga men­dengar ada kelangkaan gas elpiji 3 Kg dan harganya mencapai Rp30 ribu di Pa­sa­man Barat. Kami kon­tak Pertamina dan langsung ditindaklanjuti. Lalu suplai datang dan harga normal kembali. Semoga solar ju­ga begitu,” kata ketua DPD Gerindra Sumbar ini.

Wahyudi dari Perta­mina Sumbar menye­but­kan, antrean panjang yang mengakibatkan cepatnya habis stok solar di SPBU di Sumbar bukan karena kuo­ta yang berkurang atau distribusi yang terganggu. Tapi karena permintaan yang banyak, setelah dibu­ka­nya sekat atau ham­ba­tan-hambatan pasca pe­larangan mudik lebaran. “Sekarang hampir semua truk yang selama ini mang­kal jalan kembali secara serentak,” kata Wahyudi.

Wahyudi menye­but­kan, saat Pertamina Sum­bar ini sedang memastikan pencukuran solar subsidi agar bisa mengurai ke­ma­cetan di SPBU. “Kita akan segera tuntaskan masalah ini, agar kebutuhan mas­yarakat terpenuhi,” kata­nya.

Wahyudi mengakui, pas­­ca­mendapat informasi dari Andre Rosiade soal kelangkaan dan mahalnya elpiji 3 Kg di Pasbar, Perta­mina langsung menu­run­kan tim. “Kami dapat info dari Pak Andre dan lang­sung mengecek ke la­pa­ngan. Langsung kami tam­bah suplai dan bisa me­nyelesaikan masalah elpiji di Pasbar. Kami berterima kasih atas dukungan pak Andre terhadap Pertashop ini,” katanya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional