Menu

Soal Kejanggalan Tewasnya Kristin Mendrova, Polisi Belum Temukan Tanda-tanda Pembunuhan

  Dibaca : 521 kali
Soal Kejanggalan Tewasnya Kristin Mendrova, Polisi Belum Temukan Tanda-tanda Pembunuhan
KETERANGAN RESMI—Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda didampingi Kapolsek Kuranji Kompol Armijon memberikan keterangan resmi terkait kasus tewasnya Kristin Mendrova yang ditemukan tergantung di warung warga.

PADANG, METRO
Polresta Padang bersama Polsek Kuranji masih terus mengumpulkan fakta-fakta terkait kasus tewasnya Kristin Mendrova asal Nias, Sumatra Utara yang ditemukan tergantung di salah satu kedai milik warga di Jalan Bypass Kuranji Minggu (24/5) yang lalu sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda didampingi Kapolsek Kuranji Kompol Armijon  mengatakan, untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi. Tidak hanya sekali namun telah berulang kali guna mencocokkan keterangan saksi satu dengan lainnya.

“Saksi yang kita periksa termasuk pacar korban berinisial R,” kata Kompol Rico dalam keterangan resminya di Mapolsek Kuranji, Senin (22/6), yang juga turut dihadiri oleh keluarga serta perwakilan dari kuasa hukum keluarga korban.

Kompol Rico menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih belum menemukan adanya tanda-tanda bahwa kejadian tersebut merupakan aksi pembunuhan berencana seperti yang disebutkan dalam opini-opini yang beredar. Sebulan berlalu, kuasa hukum kelurga korban terus mendesak kami untuk mengungkap kasus ini yang menurut mereka telah terjadi tindak pidana pembnuhan berencana terhadap korban.

“Permintaan keluarga korban dan kuasa hukum untuk mengungkap kasus ini sudah kami lakukan agar kasus ini semakin terang dan jelas. Kasus ini belum kami tingkatkan ke tahap penyelidikan karena masih mencari bukti lain di lapangan,” terang Kompol Rico.

Disebutkan Kompol Rico, penyidik dari Polsek Kuranji yang melakukan penyidikan akan kasus ini bahkan telah mendapatkan dan mendengarkan percakapan terakhir via telepon celuler antara korban dan pacar korban yang di dalam percakapan tersebut terdengar seperti ada permasalahan di antara keduanya.

“Namun penyidik masih belum bisa menyimpulkan adanya tindak pidana pembunuhan berencana disini. Dari percakapan terakhir tersebut diketahui terjadi pada pukul 04.05 WIB dan selesai pukul 04.07 WIB atau 3 menit menjelang ditemukannya  korban tergantung di sebuah warung oleh warga pada pukul 04.10 WIB,” ungkap Kompol Rico.

Kompol Rico menegaskan, pihaknya masih dan akan terus mengumpulkan fakta-fakta di lapangan guna memperterang dan memperjelas kasus ini apakah murni bunuh diri atau adanya tindak pidana pembunuhan berencana dalam kejadian tersebut.

“Dengan dihadirkannya pihak keluarga dan perwakilan kuasa hukum keluarga korban ini semoga bisa memberi penjelasan terkait kerja kami dalam mengungkap kasus ini yang memang membutuhkan waktu. Seandainya ada hal-hal yang bisa menambah dalam membantu kami melakukan penyidikan bisa di jelaskan kepada kami. Semoga kasus ini cepat terungkap,”ucap Rico.

Sebelunya diberitakan, seorang perempuan ditemukan tewas tergantung di sebuah bangunan kosong kawasan Bypass Kilometer 7, Kecamatan Kuranji, Kota Padang Minggu (24/5).

Penemuan sosok perempuan yang diketahui berinisial CVM (23) itu sempat menggegerkan masyarakat. Dia ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di tengah suasana lebaran dan situasi pandemi corona (Covid-19).

“Ya, korban ditemukan tergantung dengan seutas tali. Penemuan mayat ini berawal dari laporan masyarakat yang hendak berangkat shalat subuh dan melihat seorang wanita yang mengenakan cardigan dan piyama dalam kondisi tergantung. Warga yang melihat kemudian memberitahukan kepada kami,” katanya.

Sampai di lokasi, Kompol Armijon menuturkan, pihaknya langsung mengevakuasi jasad perempuan yang diketahui pekerja salah satu pabrik roti itu ke RS Bhayangkara Polda Sumbar. Dari hasil pemeriksaan, polisi mengklaim belum menemukan tanda-tanda kekerasan terjadi di tubuh perempuan tersebut. “Kami masih mendalami peristiwa ini, termasuk mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, pasalnya saat ini perusahaan sekitar lokasi kejadian sedang libur lebaran,” tutupnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional