Menu

Soal Isu Penundaan PON XX Papua 2021, Jangan Pengaruhi Semangat Atlet

  Dibaca : 354 kali
Soal Isu Penundaan PON XX Papua 2021, Jangan Pengaruhi Semangat Atlet
ARAHAN--Ketua KONI Sumbar Syaiful memberikan arahan kepada atlet PON Sumbar pada latihanlbersama dalam mempersiapkan pelaksanaan Pelatprov PON XX - 2021 Sumbar menuju Papua di Gedung Bela Diri GOR Agus Salim.

PADANG, METRO
Atlet PON Sumbar jangan terpengaruh dengan maraknya isu penudaan pelaksanaan PON XX di Papua tahun 2021. Sehingga membuat semangat atlet Sumbar kendor dalam mengikuti latihan. Semua itu hanya sekadar isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Sebab, sesuai komunikasi seluruh KONI provinsi seluruh Indonesia sepuluh hari yang lalu, PON tetap dilaksanakan walaupun tanpa penonton,” ungkap Ketua KONI Sumbar Syaiful latihan bersama dalam mempersiapkan pelaksanaan Pelatprov PON XX – 2021 Sumbar menuju Papua di Gedung Beladiri Komplek H Agus Salim Padang, Sabtu (7/3).

Ditambahkan Syaiful, sekali lagi ditegaskan dengan adanua isu penudaan PON, jangan sempat membuat kendor semangat atlet PON Sumbar untuk mengikuti latihan. Kecuali informasi tersebut penudaan tersebut berasal dari PB PON. Selain itu kalau ada informasi dari Menpora RI soal penundaan PON Papua 2021, bisa dipercaya. Tapi, hanya sekadar isu yang diberitakan salah satu media di Papua tersebut.

Selain itu Ketua KONI Pusat Marciano Norman, menegaskan PON Papua 2021 tetap dilaksanakan, walaupun tanpa penonton dan bisa juga dengan pengurangan ofisial. “Maka oleh karena itu atlet PON Sumbar teruslah bersemangat latihan untuk yang terbaik bagi Sumbar nantinya,” ujar Syaiful.

Kemudian, tekad terbaik menuju Papua menghadapi PON XX tahun 2021. Maka atlet dari hadir sekitar 50 persen dari 185 atlet, harus membuktikan yang hadir ini merupakan petarung yang terbaik dan tekad terbaik bagi Sumbar. Jika tak mau latihan bersama dua kali berturut turut, jadi mereka bukan menjadi yang terbaik bersama-sama dengan atlet Sumbar. Hanya satu kali dalam seminggu. “Dalam waktu dekat ini kita akan mengundang Gubenur Sumbar untuk menghadiri dalam latihan bersama. Dan sekaligus menyerahkan peralatan latihan, “ ujar Syaiful.

Selain itu pelatih jangan hanya duduk- duduk saja, akan tetapi harus ikut sekali latihan bersama atletnya. Dan bagi seorang atlet jangan prnah patah semangat untuk latihan, sebab yang namanya patriot olahraga tidak ada waktu tidak latihan setiap hari.

Soal anggaran, tahun 2020 Rp36 miliar, sekarang tahun 2021 hanya Rp20 miliar, namun semua ini jangan menjadi atlet untuk tidak bersemangat latihan. Latihan bersama perdana ini tatap memperhatikan Prokes Covid 19.

Soal kewajiban dan hak atlet Sumbar menunggu persetujuan anggaran dari Dispora Sumbar. Jika sudah ada cair melalui persetujuan Dispora Sumbar segera diserahkan hak atlet, Koni tak akan menunda nunda hak atlet. Kemudian, sekali lagi jangan hal ini menjadi pemantau semangat atlet untuk mengikuti latihan.

Ketua Pelatprov PON Sumbar Togi P Tobing mengatakan, latihan akan berlangsung menjelang digelarnya PON Papua 2021. Dan ada latihan berjalan dan latihan terpadu. Maka diharapkan atlet Sumbar tetap bersemangat mengikutu dengan mengabaikan isu isu yang tidak penting,” ujar Tpgi.

Diakatakan Togi, para atlet sangat serius melaksanakan instruksi yang diarahkan, sehingga mereka menikmati latihan dengan santai.“ Pada latihan berikutnya, dijadwalkan Gubernur Sumbar Mahyeldi akan hadir untuk memotivasi duta-duta olahraga Sumbar dalam persiapannya jelang berlaga di PON nanti.“ “Atlet tidak merasa terbebani, bahkan terlihat enjoy dalam latihan tersebut. Ini menampakan spirit dan motivasi untuk menjadi lebih baik dalam pelaksanaan Pelatprov ini,” sebut Togi. (boy)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional