Close

Soal Dana KONI Sumbar 2021 Raib Rp2,4 Miliar, Dialihkan untuk Pelaksanaan Musorprovlub

Dedy Diantolany.

PADANG, METRO–Usut punya usut, raib­nya dana hibah KONI Sum­bar sebesar Rp 2,4 miliar akhirnya terjawab sudah. Ternyata dana ter­sebut dialihkan untuk pe­lak­sanaan Musyawarah olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KO­NI Sumbar,  Mei 2021 lalu serta untuk biaya sekre­tariat.

“Ternyata dana terse­but tidak hilang, akan tetapi digunakan untuk suksesi pemilihan Ketua KONI yang baru dan biaya sekretariat KONI,” jelas Kadispora, Dedi Diantolani melalui Kabid Olahraga Prestasi Tasliatul Fuadi, Senin (30/8).

Fuadi menyebutkan, dana hibah KONI Sumbar kena himbas  refocusing anggaran sebesar Rp 100 juta. Jadi tidak lagi utuh sebanyak Rp 20 miliar. Artinya tinggal Rp 19,9 miliar, dana itulah dibe­rikan untuk KONI Sum­bar.”Kita sifarnya menya­lurkan dana tersebut ke KONI Sumbar untuk ke­perluan KONI tersebut,” ucap Fuadi.

Awalnya, dana hibah KONI Sumbar dari APBD tahun 2021 tersebut senilai Rp20 miliar,  untuk kebu­tuhan atlet PON Sumbar berangkat ke PON XX Pa­pua. Dan kekurangan ren­cananya akan  diang­gar­kan APBD perubahan 2021 nanti. Namun, tiba-tiba Gubernur Mahyeldi me­maparkan saat pertemuan dengan kepala daerah da­na KONI Sumbar sebesar Rp17, 6 miliar.

“Angka Rp 17,6 miliar itu bukan berasal dari Dispora Sumbar, bisa saja dari Ba­keuda dan KONI Sumbar atau angka tersebut mung­kin khusus untuk kebu­tuhan PON di Papua,” ujar Fuadi.

Kata Fuadi, dana yang disebut-sebut raib ter­se­but, selain untuk pelak­snaan  Musorprovlub KO­NI Sumbar bulan Mei 2021 lalu. Katanya, juga untuk  untuk honor pengurus KO­NI Sumbar yang lama pim­pinan Syaiful.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi menga­takan, KONI kekurangan biaya untuk membe­rang­katkan atletnya menuju PONXX Papua. Sedangkan APBD KONI sebesar Rp 17, 6 miliar, bukan sebanyak Rp 20 miliar.” Kalau jumlah yang disebutkan gubernur kita tidak tahu, di mana beliau dapat datanya, Mung­kin bisa data dari KONI atau Badan Ke­ua­ngan Daerah,” jelas Fuadi.

Ketika ditanya apakah boleh dana KONI tersebut dialihkan untuk yang lain, bukan buat keperluan at­let? Menurut Kadispora, dana hibah KONI boleh dipergunakan buat yang lain.” Karena sudah dipe­runtukkan buat organisasi KONI, jadi terserah pengu­rusnya mau digunakan kemana,” sebut Fuadi.

Ketika dikonfirmasikan kepada Syaiful SH MHum  mantan ketua KONI Sum­bar. Dia menjelaskan, dana hibah KONI tidak boleh dialihkan buat yang lain.” Kalau ingin mengalih­kan­nya tentu harus diganti pula Rancangan Anggran Biaya (RAB). Jadi dalam RAB tersebut jelas kegu­naan­nya,” ucap Advocat senior ini yang sudah ke­nyang dilaporkan kepada Kajati dan Polda Sumbar menyangkut dana KONI.

Dia menceritakan, ke­tika diajak mantan Se­kum KONI Sumbar, Irnaldi Sa­min untuk merobah RAB KONI tahun 2021.”Saya dengan tegas menolak. Karena saya tahu se­mua­nya adalah permintaan Bustavida mantan Kadis­pora sebelumnya. Jadi ti­dak bisa seenaknya dilih­kan uang negara ter­se­but,” kata Syaiful.

Sedangkan tokoh olah­raga Sumbar Prof. DR Syah­rial Bakhtiar menya­yang­kan, dana hibah KONI Sum­­bar tidak boleh di­alihkan buat kegunaan yang lain.”Jadi hati-hatilah memakai dana APBD ter­sebut karena bisa-bisa berurusan dengan hu­kum,” ucap mantan Kadis­pora Sumbar dan Ketua KONI Sumbar. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top