Menu

Soal Dana Kejuaraan Gulat Rp500 Juta, DPRD Bakal Panggil Petinggi KONI Padang

  Dibaca : 64 kali
Soal Dana Kejuaraan Gulat Rp500 Juta, DPRD Bakal Panggil Petinggi KONI Padang
Budi Syahrial

PADANG, METRO–Sepandai pandainya menyembunyikan bang­kai, kelak akan tercium juga. Hal ini tepat sekali kaitannya, dengan isu du­gaan pencairan dana ke­giatan di KONI Padang, senilai Rp500 juta untuk kejuaraan gulat inter­na­sional. Tapi, sayang kegia­tan tidak dilaskanakan dan laporan keuangan tidak ada.

Anggota DPRD Padang Budi Syahrial SH bakal menindaklanjuti dugaan pencairan dana tanpa ada realisasi kegiatannyo ter­sebut. Sebagai lembaga pengawasan bakal mem­bahas dengan teman-te­man Komisi IV yang mem­bidangi hal tersebut.

Sedianya, dana ratu­san juta KONI Padang ta­hun 2019 – 2020 tersebut  untuk Kejuaraan Gulat In­ter­nasional April 2020, yang diduga menghabiskan AP­BD Kota Padang Rp500 juta.

 “Kami tunggu kawan -kawan dari Komisi IV yang membidangi kegiatan Dis­pora dan KONI Padang., untuk memanggil petinggi KONI Padang hearing mem­pertanyakan penggunaan dan laporan dana tersbut,” tulis Budi Syahrial SH, ang­gota Komisi I DPRD Padang di akun Medsosnya, Selasa (24/8).

Kabarnya, santer isu  dana KONI Padang pada tahun 2019-2020 untuk pe­laksanaan kejuaraan Gulat Internasional dicairkan dana sebesar Rp500 juta, tapi kenapa kegiatannya  tidak ada laporan keju­a­raannya. Kejuaraan gulat tersebut bertajuk “Southeast Asian School Boy U15 Open Tournament Wrestling Mayor Of Padang Cup, 8-13 April 2020 Padang City Indonesia”.

Katanya, alek kejuar­aan Gulat tersebut gagal dilaksanakan karena ter­kendala badai virus Covid-19 melanda negeri ini. Tapi kenapa dana APBD yang pergunakan untuk kegiatan tersebut lenyap begitu saja seperti batu dilemparkan ke lubuk. Sehingga habis begitu saja, tanpa lapo­rannya.

“Jika kejuaraan itu tidak jadi dihelat, tentu ada sisa lebih penggunaan ang­garannya (Silpa) dana AP­BD di KONI Kota Padang tersbut. Ya tidak bisa habis begitu saja. Karena ada pengeluaran dana untuk honor wasit juri dan biaya sewa lapangan dan lain­nya,” tulis Budi .

Ditulis Budi, tidak me­nutup kemungkinan ia me­minta Ketua Komisi I DPRD Kota Padang Ibu Elly serta memanggilnya lewat Ke­tua DPRD Padang. Jadi, akan tetap berusaha bagai­mana bisa menghadirkan pentolan pentolan KONI Padang ke gedung lem­baga parlemen Ranah Bing­kuang.

Plt Ketua KONI Padang Drs H Ilmarizal mengung­kapkan, sepanjang ia men­jabat Plt tidak ada men­cairkan dana sebesar Rp 500 juta untuk kegiatan kejuaraan gulat level inter­nasional. Namun, apakah kegiatan tersebut dicairkan sebelum ia menjabat Plt Ketua KONI Padang. Tentu, ia tidak mengetahui sama sekali.

“Saya tidak ada men­cairkan dana sebesar Rp­500 juta untuk kejuaraan Gulat bertaraf inter­nasio­nal. Jika kegiatan didanai sebelum jadi Plt Ketua KO­NI tentu saya tidak me­nge­tahuinya sama sekali,” ujar Ilmarizal,  Rabu (25/8).

Namun, Ilmarizal se­belum menjabat Plt Ketua KONI Padang sejak awal tahun 2021 ini, ia me­ru­pakan Sekum KONI Pa­dang periode 2019 – 2023. Walaupun ia bukan etua saat itu tetapi ia termasuk unsur di jajaran KONI Pa­dang tersebut. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional