Menu

SMPN 8 Payakumbuh, Gelar Simulasi Assessment Nasional

  Dibaca : 106 kali
SMPN 8 Payakumbuh, Gelar Simulasi Assessment Nasional
KEGIATAN—Terlihat kegiatan SMPN 8 saat menggelar Simalasi Assessment Nasional.

SUDIRMAN, METRO–SMP Negeri 8 Payakumbuh saat ini tengah melaksanakan simulasi pelaksanaan Ases­men Nasional Berbasis Kom­puter (ANBK) yang renca­nanya bakal digelar pada bulan Oktober mendatang. Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Paya­kumbuh H. Hendri menga­takan pelaksanaan simulasi ANBK bagi siswa SMPN 8 Paya­kumbuh tersebut dilakukan per sif. Yang mana satu sif itu terdiri dari 15 orang Peserta, dalam simulasi ini melak­sanakan Prokes Covid 19 yaitu memakai masker,cuci tangan dan jaga jarak

“Untuk simulasi ANBK ini dilaksanakan satu hari saja, Tapi baik siswa, guru, maupun operator SMP Negeri 8 siap untuk melaksanakan ANBK ungkap H. Hendri  kepada wartawan, Kamis (26/8).

Sarana prasarana seperti jaringan internet dan Kom­puter di SMP Negeri 8 sangat men­cukupi dan memadai, kita ber­syukur karena komite se­ko­lah sangat peduli terhadap sa­rana dan Alhamdulillah se­bagian komputer sekolah ban­tuan dari Komite, tutur H. Hendri

Dalam kesempatan ini, H. Hendri selaku Kepala SMP Negeri 8 Payakumbuh me­nyam­paikan kepada media bahwa AN dirancang untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (nu­merasi). Asesmen Literasi Membaca bertujuan untuk mengukur kemampuan  me­ma­hami, menggunakan, me­ngevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks untuk me­nyelesaikan masalah dan me­ngembangkan kapasitas in­dividu sebagai warga Indonesia dan warga dunia agar bisa produktif di masyarakat.

“Sedangkan Asesmen nu­merasi digunakan untuk me­ngukur kemampuan berfikir menggunakan konsep, pro­sedur, fakta, alat matematika untuk menyelesaikan perma­salahan sehari-hari pada  ber­bagai konteks yang rele­van,” je­lasnya di depan peserta didik yang akan ikut Asesmen Na­sional

Asesmen Kompetensi Mi­nimal (AKM) merupakan salah satu bagian dari Asesmen nasional disamping Survei Karakter dan Survei Ling­kungan Belajar. Asesmen na­sional dirancang bertujuan untuk mengukur capaian murid dari hasil belajar kognitif pada literasi dan numerasi. Peserta didik yang akan me­ngikuti AN ini di tunjuk langsung oleh kementerian bukan se­kolah yang menentukan. Pe­serta didik yang mengikuti AN ini berjumlah 50 orang

“Survei Karakter digu­na­kan untuk mengukur capaian murid dalam belajar sosial emosional untuk mencetak profil pelajar pancasila. Se­dangkan, survei lingkuangan belajar digunakan untuk me­ngevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pem­belajaran di lingkungan seko­lah,” jelasnya mengakhiri. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional