Menu

Siswa Tetap Semangat Ikut Pesantren di Tengah Pandemi, Materi Agama Lebih Banyak, Peserta Diminta Hafal Al Kahfi

  Dibaca : 91 kali
Siswa Tetap Semangat Ikut Pesantren di Tengah Pandemi, Materi Agama Lebih Banyak, Peserta Diminta Hafal Al Kahfi
PESANTREN RAMADHAN— Anak-anak tingkat SD dan SMP yang mengikuti Pesantren Ramadhan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Masjid Nur El Hidayah, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan.

SEBERANG PADANG, METRO
Ramadhan tahun ini masih dilalui umat muslim dalam kondisi pandemi. Meski masih pandemi, bukan berarti menyurutkan semangat umat Islam dalam beribadah, terutama bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengikuti Pesantren Ramadhan secara tatap muka di bulan penuh rahmat ini.

Salah seorang peserta Pesantren Ramadhan tingkat SMP di Masjid Nur El Hidayah, Kelurahan Seberang Padang, Bima Satria (15), merasa senang dengan digelarnya kembali Pesantren Ramadhan tatap muka, sebab bisa mendengarkan materi secara langsung dan bertemu rekan-rekan sebaya.

“Tahun lalu, kan tidak ada Pesantren Ramadhan. Alhamdulillah, tahun ini sudah bisa ke masjid dan belajar al quran dan kegiatan keagamaan lain. Banyak pelajaran yang didapat dari pesantren ini,” ujar siswa SMP N 35 Padang ini.

Lain lagi yang dikatakan Bendra Suardi, salah seorang wali murid. Ia menyampaikan dengan pelaksanaan pesantren ini, perilaku menyimpang pada anak berkurang dan anak-anak bisa menjadi pribadi yang lebih lagi.

“Pada zaman sekarang, tawuran dan kejahatan lainnya didominasi oleh pelajar. Kita ingin dengan pemberian bekal pada anak selama pesantren di bulan Ramadhan ini, anak-anak kita menjadi lebih Islami dan menjauhi perbuatan menyimpang,” sebut Bendra Suardi.

Pelaksanaan pesantren di tengah pandemi ini, Bendra berharap pengurus masjid, dan juga panitia pelaksana Pesantren Ramadhan lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Jika ada anak yang sakit seperti, batuk, flu dan demam, sebaiknya dilarang ikut pesantren di masjid atau mushalla.

“Karena masih pandemi, kita tentu was-was juga. Namun, mudah-mudahan dengan penerapan Prokes Covid-19 yang ketat, tidak akan ada klaster baru di pesantren ini,” ulasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Pesantren Ramadhan Masjid Al-Fath Goba, Seberang Padang, Juniper Saputra menyampaikan proses pembelajaran pesantren sistemnya jaga jarak, pakai masker. Dan, sebelum masuk masjid, peserta disuruh cuci tangan.

“Untuk materi Pesantren Ramadhan tahun ini, ada membahas materi Asmaul Husna, penyelenggaraan jenazah serta mengenai budaya alam Minangkabau. Pada pesantren sebelumnya materi itu tak banyak,” ujar Juniper, Senin (19/4).

Selanjutnya, pada pesantren di tengah pandemi corona hafalan surat bagi anak baik SD dan SMP bertambah. Biasanya hanya ada surat pendek. Namun, sekarang ada hafalan surat Al Kahfi. Di sisi lain waktu kegiatan Pesantren Ramadhan lebih singkat saat sekarang dari tahun tahun lalu.

“Biasanya pesantren sebulan lamanya. Tapi kini hanya 15 hari,” ucapnya didampingi Ketua Pelaksana, Ade Syaf Putra dan instruktur kegiatan Rio Fernandes, Ferdi Ariansyah Putra, Fazlan.

Meskipun di tengah pandemi, ia berharap prosesnya berjalan maksimal dan karakter anak ke arah yang lebih baik terlihat.

Ketua Masjid Al Fath Goba Seberang Padang, M. Yunus membenarkan hal itu dan menyampaikan Pesantren Ramadhan saat sekarang materi soal narkoba tak terlihat. Padahal sekarang kasus itu meningkat terjadi terutama pada kaum milenial.

“Kita berharap ke depan, materi ini disuguhi ke anak berlanjut  agar mereka paham soal bahayanya dan takut memakainya,” ujarnya.

Ribuan Peserta
Untuk diketahui, peserta Pesantren Ramadhan tahun ini di Kota Padang diikuti sebanyak 122.891 orang. Terdiri dari murid SD/MI sebanyak 83.577 orang dan murid SMP/MTs berjumlah 39.314 orang. Kemudian untuk pelaksanaannya di 650 masjid dan 998 musala di Kota Padang.

Para pelajar harus mengikuti kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Untuk pelajar tingkat SMP sederajat dimulai dari pukul 09.45 WIB hingga 13.00 WIB. Sementara untuk pelajar SMP dari pukul 04.30 WIB sampai 09.30 WIB. Aktivitasnya adalah dimulai dari salat Subuh berjamaah, salat Dhuha, membaca dan tahfiz quran serta dilanjutkan materi Pesantren Ramadan.

Sementara bagi pelajar SD dan SMP di Kota Padang yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha mereka akan melaksanakan kegiatan di rumah ibadah sesuai keyakinan yang dianut, serta juga melaporkan hasil kegiatan ke sekolah masing-masing.

“Kita berharap Pesantren Ramadhan tahun ini terlaksana dengan baik. Kami juga mohon dukungan dari para orang tua, para guru dan pengurus masjid/mushalla untuk sama-sama menyukseskannya,” ungkap Wako Padang Hendri Septa, saat pembukaan pesantren, Minggu (18/4).

“Kepada seluruh peserta mari kita ikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir pelaksanaan dengan baik, tekun dan sungguh-sungguh. Insya Allah ilmu keagamaan yang kita dapatkan selama Pesantren Ramadhan ini dapat membentuk karakter yang baik dan mulia,” pungkas wako.

Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Kota Padang, Amriman dengan kegiatan Pesantren Ramadhan dilakukan tatap muka tentunya perlu penerapan prokes yang ketat bagi seluruh peserta. Sehingga tidak akan terjadi klaster baru Pesantren Ramadhan nanti.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry meminta Bagian Kesra untuk menyusun konsep yang matang soal materi yang akan disampaikan Mentor pada kegiatan tersebut. Jika perlu rangkul generasi muda dari berbagai kampus.

“Di samping itu, sanksi tegas harus diterapkan instansi terkait jika peserta didik tidak ikut serta. Jangan dibiarkan tak hadir. Bila perlu tindakan tegas,” ujar kader Demokrat ini.

Ia meminta, kepada Bagian Kesra, Disdik dan pengurus masjid/mushalla untuk saling bersinergi dalam mendukung Pesantren Ramadhan. Jika perlu buat fakta integritas secara bersama tentang aturan pesantren. Ikutkan juga wali murid.

“Kepada semua lapisan untuk berperan dalam hal itu. Agar perubahan akhlak generasi muda terlihat dan program yang dirancang tak sia-sia digelar,” tegasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional