Menu

Siswa Senang Kembali Sekolah, Saat Belajar Terapkan Prokes Ketat

  Dibaca : 88 kali
Siswa Senang Kembali Sekolah, Saat Belajar Terapkan Prokes Ketat
PROTOKOL KESEHATAN— Di masa pandemi, belajar di sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat. Mulai dari mencuci tangan, periksa suhu tubuh, dan pakai masker.

PADANG BESI, METRO
Sekolah-sekolah di Kota Padang sudah memulai proses belajar mengajarnya (PBM) kembali, Senin (4/1). Namun, sekolah di masa pandemi Covid-19 ini sangat berbeda dibanding sebelumnya di saat kondisi normal. Dimana siswa dan guru harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Pantauan POSMETRO kemarin di sejumlah sekolah, sarana dan prasarana prokes sudah lengkap. Seperti di SMP 21 dan SD 13 Seberang Padang. Bagi siswa yang tidak memakai masker atau tertinggal, pihak sekolah memberikan masker pada siswa tersebut.

Sebelum masuk, digerbang sekolah telah tersedia tempat cuci tangan sekaligus sabunnya. Lalu, juga ada guru yang memeriksa suhu tubuh siswa saat masuk ke sekolah. Kemudian di teras, sebelum masuk lokal, juga ada tempat cuci tangan.

Saat masuk ruangan belajar atau lokal, meja dan kursi antara kiri, kanan dan muka belakang berjarak 1,5 meter. Selain itu, majelis guru beserta siswa memakai masker saat belajar di kelas.

Kepala SMP 21 Padang, Yan Hendrik mengatakan untuk saat ini, siswa yang sekolah adalah kelas IX dengan jumlah delapan lokal. Dalam satu ruangan isi sebanyak 16 orang dari jumlah siswa semuanya sebanyak 32 orang. Waktu belajar tatap muka yaitu Senin, Selasa dan Rabu, selebihnya daring.

“Untuk yang daring itu, akan tatap muka pada Kamis, Jumat dan Sabtu. Sekolah mulai pukul 07.30 WIB sampai 11.50 WIB,” paparnya.

Yan menambahkan, mata pelajaran yang diajarkan dalam sehari hanya dua saja dan anak tak diberi waktu jeda atau istirahat. Jika kondisi aman di pekan pertama ini, maka kelas berikutnya akan tatap muka hingga full nantinya. “Kita tentu melihat perkembangan dulu. Apabila corona tak menular, tentu tatap muka berlanjut,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SD 13 Seberang Padang, Hayarti mengatakan, siswa SD yang masuk pada saat ini ialah kelas V dan VI dengan jumlah satu lokal 11 orang. Sisanya, murid lain belajar secara daring dan pembagian tugas. “Proses seperti ini akan berlangsung sepekan. Pekan kedua barulah kelas III dan IV masuk separuh dari total anak,” bebernya.

Waktu belajarnya kata Hayarti, hanya hingga pukul 10.50 WIB dari pukul 07.30 WIB. Anak yang datang wajib diantar jemput oleh orang tua. “Kita akan mengawasi anak terus agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan dan kesehatan anak selalu terjaga,” tandasnya.

Salah seorang orang tua, Lina mendukung belajar tatap muka ini. “Awak setuju sekolah dari pado daring, sebab pitih indak abih untuk pambali paket internet,”paparnya.

Firsal, salah seorang siswa SD mengatakan, ia senang datang ke sekolah karena bertemu kawan kawan dan guru. “Suka kembali belajar ke sekolah. Kalau online bosan,” sebutnya.

Informasi Kurang Lengkap
Hari pertama masuk sekolah, Senin (4/1), masih ditemui keluhan dari orang tua. Mereka mengaku belum mendapat informasi yang lengkap dari sekolah soal jadwal masuk bagi setiap siswa.

Seperti pengakuan Iyen (37), salah seorang wali murid di Kuranji. Pada pagi hari kemarin, ia sudah mengantarkan anaknya yang bersekolah di sebuah SD di Kuranji. Namun rupayanya, anaknya tak jadi masuk, karena hari pertama masuk sekolah adalah anak kelas V dan VI. “Takicuah wak. Ruponyo anak kelas 5 jo 6 se nan basakolahnyo. Lah takaja-kaja pulo wak maantaan pagi hari,” tandas Iyen.

Sementara itu, salah seorang wali murid di MTsN Kuranji, Yuni (39) juga mengaku belum mendapat informasi yang pasti soal jadwal sekolah. Namun kata pihak sekolah masih merapatkan. “Kata guru lewat pesan telegram sekolah, katanya pihak sekolah mau merapatkan dulu,” tandas Yuni.

Jadwal Tergantung Kebijakan Sekolah
Sementara itu, Senin pagi kemarin, Wali Kota Padang, Mahyeldi meninjau langsung memantau proses belajar mengajar tatap muka di SD Percobaan, Ujung Gurun. SD Percobaan yang terletak di pinggir jalan nampak lebih tenang. Suasana lebih sepi, karena yang bersekolah hanya siswa kelas lima dan kelas enam. Hanya empat lokal saja yang diisi siswa.

“Sejak tadi anak-anak nampak agak canggung, karena sudah lama tak bersekolah. Dalam berkomunikasi dengan sesama teman juga saling menjaga. Alhamdulilah, ini tandanya kesadaran mereka untuk menjaga kesehatan cukup baik,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi mendatangi dua ruang kelas. Ketika itu, seluruh siswa sedang istirahat sambil menyantap makanan yang dibawa dari rumah masing-masing. Siswa tidak dibolehkan keluar dari ruang kelas. Sehingga mereka hanya menikmati bekal makanan dan minuman di dalam kelas.

Wali Kota berpesan kepada seluruh siswa untuk meningkatkan imun tubuh. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan bergizi dan mengandung vitamin seimbang. Tidak itu saja, Mahyeldi mengajak siswa untuk beristirahat dengan cukup dan berjemur di saat pagi.

“Perbanyak mengonsumsi makanan yang bergizi, karena kalian semua adalah calon pemimpin nantinya,” pesan Mahyeldi kepada siswa kelas lima.

Mahyeldi juga mengingatkan seluruh siswa untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. “Pastikan apa yang dipegang, mata, hidung, serta makanan, tangan kita dalam keadaan bersih,” terang Mahyeldi.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan, pengaturan jadwal sekolah tergantung kebijakan sekolah masing-masing. Yang jelas, harus menerapkan protokol kesehatan. “Kita telah buat garisannya. Kalau soal jadwal dan penerapannya kita serahkan ke pihak sekolah,” tandas Habibul.

Terkait jadwal sekolah di MTsN menurutnya, ittu ranahnya Kemenag untuk melaksanakan, berbeda dengan Disdik. “Kalau MTsN tentu yang menentukan jajaran di Kemenag,” tandasnya.

Anggota DPRD Padang, Wismar Pandjaitan meminta pihak sekolah mengawasi secara ketat siswa saat belajar tatap muka. Dengan itu diharapkan tidak terjadi klaster baru dan pembelajaran tatap muka tetap terus berlanjut. (tin/ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional