Menu

Sistem Kelistrikan Sumbar Miliki Daya 743,62 MW

  Dibaca : 86 kali
Sistem Kelistrikan Sumbar Miliki Daya 743,62 MW

PADANG, METRO
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumbar, Bambang Dwiyanto mengatakan, bahwa 2020 menjadi salah satu tahun terberat bagi masyarakat, akibat dari adanya pandemi Covid-19. PLN pun tidak luput dari dampak pandemi tersebut.

Meski demikian terangnya, PLN selalu siap siaga menjaga mutu dan keandalan pasokan listrik. Mulai dari melakukan inspeksi instalasi, pemeliharaan dan menyuplai listrik yang andal untuk lokasi vital seperti rumah sakit rujukan covid, laboratorium covid dan fasilitas umum lainnya. Oleh karena banyak kegiatan masyarakat beralih ke rumah, maka PLN juga terus menjaga mutu dan keandalan pasokan listrik ke rumah-rumah warga.

“Alhamdulillah tahun 2020 dapat terlewati dengan baik meski di tengah keterbatasan akibat pandemi. Namun PLN harus tetap siaga menjaga stabilitas pasokan listrik untuk seluruh masyarakat, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat bagi seluruh petugas,” ujarnya saat press conference secara virtual, Rabu (6/1).

Ia menjelaskan, bahwa PLN tidak menyerah untuk menjaga mutu keandalan listrik baik di hari biasa maupun hari besar. Seperti pilkada, Natal dan Tahun Baru yang baru saja dilewati.

“Sistem kelistrikan Sumbar sendiri memiliki daya mampu mencapai 743,62 MW dengan beban puncak sebesar 596,1 MW. Oleh karenanya, Sumbar memiliki energi listrik yang cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat, baik melalui pembangkit lokal maupun yang sudah terintegrasi melalui sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera,” tandasnya.

Stimulus Covid-19
Selain upaya peningkatan keandalan listrik, PLN juga tidak berhenti memberikan stimulus Covid-19 kepada pelanggan, khususnya pelanggan rumah tangga dan industri. Di Sumbar sendiri terdapat sedikitnya 328.697 pelanggan pasca bayar dan 156.917 pelanggan prabayar yang mendapatkan stimulus listrik gratis bagi pelanggan 450 VA dan diskon 50 persen tagihan listrik bagi pelanggan 900 VA bersubsidi.

Selain stimulus listrik gratis, sepanjang tahun lalu PLN juga mengeluarkan stimulus tambah daya super wow bagi pelanggan rumah tangga daya golongan daya 450 VA sampai 4400 VA dengan pilihan daya akhir 2200 VA hingga 5500 VA. Serta stimulus super merdeka diskon 75 persen naik daya untuk pelanggan UMKM golongan tarif bisnis dan industri untuk meringankan beban serta siap bangkit di masa pandemi ini.

Bambang mengatakan, bahwa pemerintah telah memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021.

“Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi pandemi Covid-19. Stimulus Covid-19 bagi pelanggan PLN sudah mulai bisa dinikmati pada tanggal 7 Januari 2021,” tandasnya.

Ia menjelaskan, bagi pelanggan rumah tangga, program ini memberikan diskon 100 persen kepada pelanggan listrik kategori daya 450 VA dan diskon 50 persen kepada pelanggan kategori daya 900VA bersubsidi yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial.

Demikian juga untuk pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA akan diberikan 100 persen tagihan listrik. “Sama seperti sebelumnya, bagi pelanggan pasca bayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan. Sementara untuk pelangan prabayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diberikan sama dengan bantuan di tahun 2020,” ungkapnya.

Selain itu untuk industri besar terang Bambang, PLN memberikan stimulus berupa pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum bagi pelanggan yang pemakaian listriknya dibawah ketentuan rekening minimum 40 jam nyala dan keringanan dalam bentuk turun daya sementara.

Untuk Sumbar sendiri, PLN Sumbar memiliki program Rezeki Listrik Dunsanak Minang 2020 yang telah diundi pada akhir Desember lalu. Program ini merupakan apresiasi terhadap pelanggan yang membayar listrik di awal bulan.

“Pada momen awal tahun ini, PLN ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan besar dari masyarakat dalam bentuk membayar listrik tepat waktu. Dimana tingkat kesadaran masyarakat dalam ketertiban membayar listrik lebih baik jika dibandingkan periode tahun 2019 lalu. Tentu hal tersebut sangat penting bagi operasional PLN,” paparnya.

Bambang mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center 123, Aplikasi New PLN Mobile, atau media sosial PLN. New PLN Mobile merupakan salah satu bentuk transformasi PLN dalam memberikan kemudahan serta pengalaman layanan listrik yang berbeda bagi pelanggan.

PLN Mobile memiliki beberapa fitur utama, seperti pembelian token bagi pelanggan prabayar, pembayaran tagihan listrik bagi pelanggan pascabayar, monitor penggunaan listrik, pembelian token, layanan pengubahan daya, swadaya catat angka meter (swacam) dan layanan pengaduan pelanggan. Aplikasi ini hadir demi meningkatkan layanan kepada pelanggan. (ade)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional