Menu

Singgung Nama Jokowi, Ustaz Hidayat Beberkan Kejanggalan Vonis Habib Rizieq

  Dibaca : 69 kali
Singgung Nama Jokowi, Ustaz Hidayat Beberkan Kejanggalan Vonis Habib Rizieq
SAAT TERDAKWA—Habib Rizieq Shihab saat menjadi terdakwa perkara tes usap atau swab test RS Ummi pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pekan lalu.

JAKARTA, METRO— Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (NHW) menyatakan selain tidak memenuhi rasa keadilan, vonis 4 tahun penjara terhadap Habib Rizieq Shihab (HRS) juga penuh kejanggalan.

Hal itu disampaikan Ustaz Hida­yat menanggapi vonis Habib Rizieq yang diputuskan majelis hakim PN Jakarta Timur dalam persidangan perkara hasil swab test di RS Ummi, Kamis (24/6).

Menurut Hidayat, beberapa ke­jang­galan dalam vonis hakim ter­sebut antara lain adanya opsi yang diberikan kepada Habib Rizieq untuk meminta pengampunan atau grasi kepada Presiden Jokowi.

“Majelis memberi opsi pengam­punan, seakan HRS sudah menerima dan menjadi persoalan pribadi de­ngan Presiden Jokowi, sosok yang juga disoroti publik terkait masalah kerumunan saat covid-19, dan ber­bagai pernyataannya dinilai tidak terbukti di lapangan seperti ekonomi yang meroket,” ucap Ustaz Hidayat dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/6).

Wakil ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menje­laskan opsi pengampunan itu me­mang diatur dalam peraturan per­undang-undangan dan ada kewe­nangan presiden memberikan grasi. Namun, katanya, grasi itu baru bisa dilakukan bila tersangka menerima vonis hakim.

Oleh karena itu, penyebutan alternatif pengampunan atau grasi itu menjadi sangat tidak lazim, apa­lagi HRS menolak vonis hakim dan masih ada berbagai upaya hukum yang tersedia, seperti banding ke Pengadilan Tinggi, kasasi hingga peninjauan kembali (PK).

“Dengan adanya pernyataan banding, putusan PN Jakarta Timur ini belum memperoleh kekuatan hukum tetap. Alternatif grasi belum bisa diberikan. Jadi, opsi hakim tersebut sangat tidak lazim,” tutur politikus yang juga dikenal dengan inisial HNW itu. Oleh karena itu, dia mendukung Habib Rizieq untuk mencari keadilan melalui permo­honan banding agar menghadirkan vonis yang benar-benar adil dan profesional.

“Sudah sangat wajar dan benar apabila upaya banding yang ditem­puh. Ini juga untuk menunjukkan kepada masyarakat, baik aparat maupun rakyat bahwa Habib Rizieq selalu mentaati prosedur hukum yang berlaku di Indonesia,” pungkas HNW. (fat/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional