Menu

Singgah Sahur Gubernur Sumbar Berlanjut di Kamang Magek, Bantu Bedah Rumah Buruh Pembuat Polongan

  Dibaca : 82 kali
Singgah Sahur Gubernur Sumbar Berlanjut di Kamang Magek, Bantu Bedah Rumah Buruh Pembuat Polongan
SINGGAH—Rombongan Tim Singgah Sahur Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyambangi rumah Asma dan keluarga di Jorong Ambacang, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Kamis (29/4)

AGAM, METRO
Kamis pagi dini hari (28/4) menjadi pagi yang berkah bagi Asma (63). Saat hendak sahur bersama suami dan tiga anaknya, tiba-tiba saja kediamannya di Jorong Ambacang, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam didatangi orang istimewa.

Perempuan yang cukup terkenal sebagai qori MTQ terbaik di Nagari Magek dan tingkat nasional itu tidak menyangka, rumah kediamannya didatangi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah. Orang nomor satu di Sumbar itu hadir di rumah Asma melaksanakan program singgah sahur, dengan mengajak keluarganya untuk sahur bersama.

Tidak hanya sekedar sahur, Mahyeldi Ansharullah datang ke rumah Asma juga memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah Asma, yang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Rumah Asma memang terlihat begitu memprihatinkan. Rumah yang dibuat dari bahan kayu itu, terlihat pondasinya terlihat sudah banyak berlubang. Lantai rumah jenis panggung yang terbuat dari kayu itu, juga terlihat mulai kropos. Bahkan saat Mahyeldi Ansharullah menginjakkan kaki memasuki rumah tersebut bersama rombongan, lantainya menimbulkna suara berderik kayu patah.

Saat memasuki ruang tengah, terlihat loteng atap rumah berbahan triplek sudah banyak yang rusak, akibat terkena air hujan dari atas atap rumah yang bocor. Bahkan juga ada loteng rumah yang berdiri sejak tahun 1957 itu yang bolong.

Erman (68) suami dari Asma sehari-hari bekerja membuat polongan (pondasi cincin) untuk sumur dan juga sebagai buruh penggali sumur. Namun, karena usianya yang sudah tua renta dirinya tidak mampu lagi bekerja sebagai penggali sumur dan hanya menjual polongan. Dengan pekerjaan yang dilakoninya tersebut, Erman mengaku penghasilan yang diperolehnya hanya mampu untuk menghidupi keluarganya sehari-hari dan tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya yang sudah lapuk dimakan usia.

Erman dan Asma memiliki tiga orang anak yang cukup pintar. Yakni, Nur Anisa, anak pertama yang telah menamatkan kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU). Anak keduanya bernama Fatma Sari, juga telah menamatkan kuliah di USU. Keduanya masuk kuliah di perguruan tinggi negeri tersebut melalui jalur khusus undangan (bidik misi). Sedangkan anak ketiganya Elsa Krismonti masih kuliah di Universitas Negeri Padang (UNP).

Di hadapan Mahyeldi Ansharullah, Asma mengungkapkan semasa muda sering mendapatkan prestasi dalam perlombaan MTQ dari tingkat nagari hingga ke tingkat nasional. Mendengar informasi tersebut, Mahyeldi Ansharullah langsung menguji dengan meminta Asma melantunkan ayat suci Al Quran di hadapannya bersama rombongan. Asma pun langsung beraksi melantunkan ayat Al Quran dengan irama yang merdu. “Alhamdulillah, suaranya sangat luar biasa dengan usia sudah tua suara masih bagus,” puji Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi Ansharullah berpesan kepada kedua anak Asma yang baru saja tamat kuliah, agar mengikuti test CPNS tahun 2021 ini yang pendaftarannya akan dimulai Juni 2021 nanti. “Bersiaplah dari sekarang mencari informais tentang CPNS dan siapkan syarat pendaftarannya,” ajak Mahyeldi Ansharullah.

Terkait rumah kediaman Asma dan Erman, Mahyeldi Ansharullah mengatakan melihat kondisinya memang tidak layak huni. “Kedua pasangan itu memiliki tiga orang anak perempuan, yang bernama Nur Anisa, Fatma Sari dan Elsa Krismonti tinggal di rumah berdinding papan, dan berlantai kayu yang berukuran 8×5 meter,” katanya.

“Kondisinya saat ini bila hujan tiba atap pun tiris, lantainya dialasi dengan kayu sudah keropos dan di dinding papan, Mudah-mudahan sebelum Lebaran sudah mulai pembangunan renovasinya,” ucap Mahyeldi Ansharullah.

Mahyeldi Ansharullah berharap dengan bantuan bedah rumah dari Baznas Provinsi Sumbar sebesar Rp25 juta ini, bisa memperbaiki rumahnya yang sudah lapuk dimakan usia. “Insya Allah juga dibantu oleh Pemuda Nagari Magek, dan upah tukang dibantu oleh Pemuda Ambacang. Bantuan tersebut untuk membelikan material kebutuhan renovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Herman dan Asma juga mengucapan terima kasih kepada Pemprov Sumbar melalui gubernur yang telah memberikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya. “Amin. Terimakasih Pak Gubernur. Kami dna keluarga akan menggunakan bantuan ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah kami ini,” ungkap Asma dan Erman dengan nada haru.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional