Menu

Sinergi 3 BUMN Wujudkan Indonesia Ramah Lingkungan

  Dibaca : 113 kali
Sinergi 3 BUMN Wujudkan Indonesia Ramah Lingkungan
Penandatanganan Head of Agreemen (HoA) oleh PLN, PTPN Group dan Perhutani.

JAKARTA,METRO–PLN, PTPN Group dan Perhutani bersinergi da­lam pelaksanaan co-firing di 52 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batu bara. Hal ini dires­mikan lewat penanda­ta­nganan Head of Agreement (HoA) penyediaan biomassa dan pengem­bangan industri biomassa untuk co-firing PLTU batu bara hari ini, Jumat (16/7), oleh Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, Direktur Uta­ma PTPN Group Moham­mad Abdul Ghani, dan Di­rektur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro.

Turut menyaksikan se­cara daring adalah Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, Di­rek­tur Jenderal EBTKE Ke­menterian ESDM Dadan Kusdiana, dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana. HoA ini akan ditindaklanjuti dengan pe­laksa­naan penyediaan dan pengembangan industri biomassa untuk co-firing PLTU.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyambut baik sinergi ketiga BUMN ini. “Co-firing PLTU punya kontribusi be­sar dalam peningkatan bauran energi baru terba­rukan (EBT) serta jadi ba­gian dari ekosistem listrik kerakyatan. Untuk itu, si­ner­gi tiga BUMN ini sangat penting dalam menjamin pasokan biomassa untuk program co-firing PLTU, serta memberi nilai tam­bah bagi bisnis Perhutani dan PTPN,” terang Pahala.

Di samping itu Pahala menekankan perlunya supply chain atau rantai logis­tik yang efisien sehingga meningkatkan nilai keeko­nomian bagi ketiga BUMN. “Saya nilai ini kerja sama yang win-win,” tambahnya.

Kementerian BUMN te­lah menargetkan program co-firing dalam Strategic Mapping BUMN untuk klas­ter energi untuk mem­ba­ngun ketahanan energi. Untuk itu, Pahala berharap kerjasama ini dapat segera ditindaklanjuti.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, Co-firing PLTU adalah upa­ya untuk memenuhi target nasional bauran EBT 23 persen pada 2025.

“Sejauh ini, PLN menar­getkan 52 lokasi co-firing PLTU tersebar di seluruh Indonesia. Untuk itu, dibu­tuhkan pasokan biomassa sebesar 9 juta ton/tahun pada 2025 dan kedepannya yang diharapkan dapat dipenuhi dari Perhutani dan PTPN dari fasilitas yang posisinya terjangkau dari 52 lokasi tersebut,” ujar Zulkifli. 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT­PN Group, Mohammad Abdul Ghani, mengatakan program co-firing PLTU batu bara dengan bio­mas­sa merupakan salah satu program “Green Booster” untuk mendukung target bauran EBT Nasional. 

“PTPN Group memiliki potensi biomassa berbasis komoditi perkebunan yang cukup besar antara lain Biomassa dari komoditi Kelapa Sawit, Karet dan Tebu yang dimiliki oleh PTPN I hingga PTPN XIV.  PTPN Group menges­ti­ma­sikan dapat menyuplai 500 ribu ton tandan kosong segar kepada PLN dan angka tersebut dapat ber­kembang hingga 750 ribu­ ton tankos segar per tahun pada 2024 sesuai dengan RJPP PTPN Group.  Dan diharapkan program ini akan menghasilkan penu­runan emisi GRK dan ber­dampak pada kualitas u­dara di sekitar menjadi lebih baik,” ujar Ghani.

Di sisi lain, Direktur Utama Perhutani Wahyu Kuncoro, mengatakan saat ini Perhutani memiliki sum­ber daya kawasan hutan seluas 2,4 juta Ha di pulau Jawa & Madura dan 1,3 juta Ha di luar Pulau Jawa yang dikelola oleh Anak Peru­sahaan dan dapat dikem­bangkan menjadi hutan tanaman energi. Adapun yang telah dikembangkan hutan tanaman energi se­luas ±27 ribu Ha dari ren­cana seluas sekitar 70 ribu Ha.

“Ke depannya Perhu­tani juga akan menyiapkan in­dustri biomassa berbasis tanaman hutan untuk meng­hasilkan produk wood pellet dan atau wood chip,” kata­nya.

Perhutani juga me­nyiap­kan klaster tanaman energi seluas 70 ribu Ha dan rencana industri turu­nannya yaitu wood chip dan wood pellet sejak 2019, dan telah menjadi program dalam RJPP 2020-2024 ka­rena peluang pasar luar negeri yang menjanjikan. Tidak hanya itu, Perhutani juga ingin berperan dalam program pemerintah men­capai target bauran energi nasional sebesar 23 persen pada 2025 dan target penu­runan emisi sebesar 29 persen pada 2030 sesuai Paris Agreement.(rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional