Close

Sindikat Pengedar Narkoba Ditangkap, 10 Kg Ganja dan 85 Paket Sabu Disita di Tanahdatar

PERLIHATKAN BUKTI— Kapolres Tanahdatar AKBP Ruly Indra Wijayanto bersama Wakapolres Kompol Andi Lorena, Kasatresnarkoba AKP Desneri perlihatkan barang bukti narkotika yang disita dari penangkapan lima pengedar.

TANAHDATAR, METRO–Tim Opsnal Satres­nar­koba Polres Tanahdatar meringkus lima pelaku pengedar narkoba yang keberadaannya sudah me­resahkan masyarakat. Tak tanggung-tanggung, petugas menyita barang bukti 10 Kg daun ganja kering dan 85 paket sabu siap edar dari penang­kapan itu.

Sindikat pengedar nar­koba yang ditangkap diketahui berinisial PCT (39) warga Jorong Piliang, Nagari Labuah, Kecamatan Lima Kaum, AA (27) dan Y (26), warga Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, serta AAP (25) dan ASD (25), keduanya adalah warga Nagari Pa­dang Ganting.

Kapolres Tanahdatar AKBP Ruly Indra Wijayanto didampingi Wakapolres Kompol Andi Lorena dan Kasat Resnarkoba AKP Desneri mengatakan, pengungkapan kasus peredaran narkotika ini berkat keberhasilan tim Tarantula Polres Tanahdatar berkat informasi yang didapat dari masyarakat.

“Tim melakukan penyelidikan dan pada hari Sabtu (22/10) dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial PCT di Jorong Ampalu Kaciak, Nagari Labuah, sekira pu­kul 10.00 WIB. Dari pe­nangkapan PCT, disita ba­rang bukti 45 paket sabu, uang tunai Rp 500 ribu, satu unit timbangan digital, satu pack pipet, gunting dan satu unit Hp,” ungkap AKBP Ruly saat konferensi pers, Selasa (25/10).

Ditambahkan AKBP Ru­ly, pada hari yang sama, Tim Tarantula juga berhasil mengungkap kasus pe­redaran narkotika jenis daun ganja kering, dengan menangkap pelaku berinisial AA (27) dan Y (26) di pinggir jalan Puncak Pato, Jorong Baruh Bukik, Nagari Andaleh Baruh Bukik.

“AA dan Y ini ditangkap pada Sabtu (23/20) sekira pukul 19.30 Wib. Barang bukti yang berhasil disita berupa, 11 paket daun ganja kering seberat kurang lebih 10 Kg, satu buah timbangan, dua unit Hp dan satu unit sepeda motor,” ujar AKBP Ruly.

Sebelumnya, ucap AKBP Ruly, pada hari Selasa (18/10), juga dilakukan pengungkapan kasus nar­kotika, dengan dua orang terduga pelaku dengan inisial AAP (25) dan ASD (25), keduanya adalah warga Nagari Padang Ganting.

“Barang bukti yang berhasil disita dari kedua terduga pelaku, 40 paket sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening, dengan berat kurang lebih 9 gram, satu unit Hp merek Vivo dan uang sejumlah Rp 400 ribu,” jelas AKBP Ruly.

Ditegaskan AKBP Ruly, terduga pelaku PCT melanggar pasal 114 ayat (1), jo pasal 112 ayat (1), sedangkan pelaku AA dan Y terancam pasal 114 ayat (2), jo pasal 111 ayat (2), selanjutnya pelaku AAP dan ASD diancam pasal 114 ayat (2), jo pasal 112 ayat (2), UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Kelima pelaku terancam dengan hukuman pidana mati, pidana seumur hidup dan penjara paling lama 20 tahun. Ke depan, kami akan terus melakukan pengungkapan kasus untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Tanahdatar,” tutupnya. (ant)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top