Menu

Simulasi Mid Semester SMP Daring Bermasalah

  Dibaca : 146 kali
Simulasi Mid Semester SMP Daring Bermasalah
Habibul Fuadi, Kepala Disdik Kota Padang

TABING, METRO
Sistem pelaksanaan simulasi ujian mid semester secara daring tingkat SMP di Padang dikeluhkan Roza, salah seorang wali murid dari SMP Angkasa Lanud Sutan Syahrir Padang. Ketika mendampingi putranya, Roza mengatakan, bahwa jaringan internet saat login sebelum ujian dimulai lelet atau lamban. Setelah berhasil masuk, lanjut dengan sesi foto selfie, namun berfoto tidak bisa.

“Dalam simulasi ini saya menggunakan dua buah android dengan provider Telkomsel berikut satu buah laptop dengan Smartfren untuk antisipasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa pada lembar jawabannya, teks soal yang tersedia tak lengkap dan hanya ada objektifnya saja. Dan terakhir waktu yang tertera di layar 60 menit pelaksanaan ujiannya, tapi baru 40 menit muncul kalimat di layar waktu sesi pertama telah habis dan masuk mata pelajaran selanjutnya.

“Mata ujian yang diikuti pada simulasi ini adalah Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk SMP swasta pelaksanaan simulasinya baru sekarang mulai, sementara SMP negeri telah usai,” tukasnya, Kamis (10/9).

Ia mengatakan, jika seperti ini pelaksanaan ujian mid semester yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada Senin (14/9) pada SMP masing-masing, tentu peserta didik yang ikut akan banyak protes dengan sistemnya.

Sementara itu, Kepala SMP Angkasa Lanud Sutan Syahrir Padang, Ratifah Iriana mengakui bahwa simulasi ujian mid semester yang diikuti peserta didik pada hari perdana sistemnya bermasalah. Pihak sekolah telah menyampaikan permasalah ini kepada Dinas Pendidikan (Disdik).

“Simulasi yang digelar ini, dinyatakan gagal dan pelaksanaan ulang simulasi akan digelar kembali,” sebutnya.

Kepala Disdik Kota Padang, Habibul Fuadi mengatakan, mekanisme pelaksanaan ujian mid semester tingkat SMP polanya diserahkan pada sekolah masing-masing. “Jika terdapat sistem yang rusak atau gangguan, kita minta perbaiki dahulu. Apalagi digelar lewat online, agar masalah tak muncul dan keluhan wali murid atau peserta didik tak muncul lagi,” ucap mantan Kepala BKPSDM Padang ini.

Ia mengatakan, sesuai jadwal pelaksanaan, mid semester digelar pada 14 September 2020. Namun jika sistemnya harus diperbaiki, waktunya bisa diundur. Agar pelaksanaannya lancar dan semua peserta dapat ikut serta.

Anggota Komisi IV DPRD Padang, Wismar Pandjaitan meminta kepada pemko untuk koordinasikan persoalan ini dengan Diskominfo. Bahkan bisa juga dengan Telkomsel. Supaya sistemnya bagus dan keluhan anak tak muncul. “Pemko harus jalin kerjasama dan carikan solusinya,” ujar kader PDI P ini.

Ia juga beranggapan, bahwa sebagian wali murid dan guru banyak tak paham memakai Android serta langsung memvonis jaringan yang rusak. “Seharusnya, wali dan para guru harus memastikan mampu mempergunakan IT sebelum menyalahkan sistem. Guru harus belajar juga dan jangan bosan, agar tak kalah dari anak,” sebutnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional