Menu

Simon McMenemy Dipecat, Menang Dua Kali, Kalah Lima Kali

  Dibaca : 66 kali
Simon McMenemy Dipecat, Menang Dua Kali, Kalah Lima Kali
Simon McMenemy

JAKARTA, METRO – PSSI mengumumkan telah memecat Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia hari ini. Sederet kandidat penggantinya muncul, termasuk Luis Milla.

PSSI mengumumkan keputusan itu melalui Instagram pada Rabu (6/11). Simon tinggal memiliki satu pertandingan bersama Skuat Garuda, yakni menghadapi Malaysia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada 19 November di Kuala Lumpur.

”PSSI secara resmi berpisah dengan Simon McMenemy. Simon akan menjalani laga terakhir kontra Malaysia pada 19 November mendatang di Kuala Lumpur. Terima kasih, Coach Simon!” tulis pernyataan tersebut.

Lewat situs resmi federasi, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, juga sudah mengkonfirmasi hal tersebut.

”Kami mengucapkan terima kasih kepada Simon atas kerja sama selama ini. Semoga laga melawan Malaysia kita mendapatkan hasil yang positif,” ujar pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Dilengserkannya Simon bukan sebuah kejutan. Sejak kalah 1-3 dari Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022, Selasa (15/10), tuntutan agar Simon out dari kursi pelatih menguat dan diyakini tinggal menunggu waktu saja. Simon dianggap gagal memenuhi ekspektasi dan target yang diberikan oleh PSSI.

Selama memimpin Tim Garuda, ia hanya mampu memberikan dua kemenangan. Sejak menjabat sebagai pelatih Indonesia pada Januari lalu, tujuh pertandingan internasional telah dijalani Stefano Lilipaly dkk. Tapi, hanya dua pertandingan yang berakhir dengan kemenangan, sisanya berakhir dengan kekalahan.

Dua kemenangan Indonesia diraih saat mengalahkan Myanmar 2-0 (25/3) dan Vanuatu 6-0 (15/6). Kedua laga ini berstatus persahabatan.

Sementara itu, lima kekalahan yang diderita Indonesia terjadi saat melawan Jordania (1-4) di laga persahabatan serta empat laga Kualifikasi Piala Dunia 2022, masing-masing dari Malaysia (2-3), Thailand (0-3), Uni Emirat Arab (0-5), dan Vietnam (1-3).

Selama dipimpin Simon, Indonesia total mencetak 12 gol dan kebobolan sebanyak 18 kali, dengan rasio mencetak 1,7 gol dan kebobolan 2,6 gol per laga. Secara keseluruhan, persentase kemenangan Simon bersama Indonesia tergolong rendah, hanya sebesar 29 persen.

Untuk mencari pengganti Simon, Komite Eksekutif PSSI akan berdiskusi dengan Departemen Teknik PSSI. Selain itu, Ketua Umum PSSI juga akan mengundang dan menyerap aspirasi dari beberapa ekspert pelatih yang ada di Indonesia.

”Kita akan mendiskusikan hal ini dengan terbuka,” jelas Iriawan yang memimpin rapat Komite Eksekutif pada Selasa (5/11) malam.

Sejumlah nama pengganti Simon pun mengemuka. Dua di antaranya disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule, tepat setelah Kongres Luar Biasa Pemilihan PSSI pada 2 November. Waktu itu, Iwan menyebut mantan pelatih Timnas Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Milla, dan mantan pelatih tim nasional Korea Selatan, Shin Tae Yong. (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional