Menu

Silaturahmi Dispora dan Pengprov, Kepala Dispora Sempat Emosional

  Dibaca : 191 kali
Silaturahmi Dispora dan Pengprov, Kepala Dispora Sempat Emosional
PASANGKAN—Kadsipora Sumbar Bustavidia mengenakan jaket kepada atlet PON Sumbar saat pembukaan Pelatprov Atlet PON Sumbar di Gedung Sport Hal GOR Agus Salim Padang.

PADANG,METRO
Kadispora Sumbar Bustavidia sempat terpancing emosinya ketika dikonfirmaikan media terkait silaturahmi Dispora dengan Pengprov Cabor se-Sumbar yang dilaksanakan di aula Kantor Gubernur tersebut diduga ada upaya terselubung untuk menggalang Musprovlub Koni Sumbar, Jumat (26/3). “Jangan pancing pancing saya,” ujar Bustavidia dengan gestur emosi usai membuka Pelatprov Atlet Sumbar di Gedung Sport Hall GOR H Agus Salim Padang, Sabtu (27/3).

Nada emosional Bustavidia tesebut tersulut ketika media mempertanyakan apa bisa Koni dibekukan. Menurut Bustavidia, Koni bisa dibekukan jika melakukan kesalahan. Namun, ketika media bertanya, apa salah yang telah dilakukan Koni Sumbar. Sehingga spontan saja, Kadispora ini mengeluarkan kalimat nada emosioal, jangan pancing pancing saya.

Tapi menurutnya silaturahmi tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi Pengprov soal ganjang ganjing yang terjadi belakangan soal Koni Sumbar. Kemudian meminta aspirasi dari Cabor- Cabor tersebut untuk mencari jalan yang terbaik. Dan alasan tak mengundang Koni karena, sebagian pengurus Cabor tersebut merupakan pengurus Koni. Selain itu tak mengundang Koni agar jangan hal yang tidak diinginkan. Kemudian, silaturahmi tersebut digelar juga ingin kenyamanan atlet yang menjalani Pelatprov PON sejak 3 Maret lalu.

Namun, ia sangat mendukung penuh pelaksanaan Pelatprov PON Sumbar guna menghadapi PON XX Papua 2021. Sedangkan, soal Pergub untuk pencairan dana hibah Koni Sumbar senilai Rp 20 miliar itu masih di Bagian Hukum Setdaprov Sumbar. Diperkirakan, akhir Maret dan awal April ini Pergub tersebut tuntas, sehingga dana hibah Koni bisa dicairkan. Jika sudah tuntas nanti Dispora Sumbar segera mengusulkan pencairannya. Jangan hal ini kendala atlet mengikuti latihan.

Dan Bustavidia, meminta atlet latihan maksimal, sehingga bisa mewujudkan target 16 medali emas, namun ia mengharapkan kontingen Sumbar melebihi target yang dipatok selama ini.

Sementara, Ketua Federaai Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) yang juga Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel PNB MRY Fahlefie SSos konsisten di bawah naungan KONI Sumbar siapapun ketuanya ia akan mendukung. Dikatakan Fahlefie, jika KONI memanfaatkan Federaai Airosport Seluruh Indonesia (FASI), Sumbar akan rugi. “Karena, ada sekitar 8 orang atlet FASI Sumbar yang cukup berpotensi meraih medali,” katanya.

Ketum KONI Sumbar Syaiful mengatakan, pembekuan suatu organisasi terutama Koni Sumbar bisa dibekukan melalui KONI pusat. Silaturahmi Pengprov Sumbar yang dihelat Dispora Sumbar tak sesuai aturan, karena tidak mengundang KONI Sumbar. Apalagi, Pengprov Cabor di bawah KONI bukan di bawah Dispora. “Artinya, silaturahmi yang di gelar Dispora tersebut menyalai aturan,” kata Syaiful.

Selain itu, soal pembekuan maupun mosi tak terpercaya tersebut dilayangkan ke KONI pusat bukan kepada gubenur. Kalau ke gubernur peetanggungjawaban keuangan. Kalau Koni Kabupaten dan kota pertanggungjawaban keuangannya ke bupati dan walikota. (boy)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional