Menu

Sikapi TKB, Perpustakaan Batasi Pengunjung

  Dibaca : 348 kali
Sikapi TKB, Perpustakaan Batasi Pengunjung
Reinier, Wakil Walikota Solok

SOLOK, METRO
Menyikapi aturan Tatanan Kehidupan Baru (TKB) pelayanan untuk pengunjung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok saat ini dibatasi. Pengunjung maksimal 20 orang per hari.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok Wadirman mengatakan, sebelum memasuki DPK setiap pengunjung diharuskan mencuci tangan, cek suhu badan, wajib memakai masker serta menjaga jarak antar pengunjung dan petugas pelayanan. Selain itu, pada tatanan New Normal ini layanan Perpustakaan dan Kearsipan dibuka pada pukul 10.00 WIB pagi hingga 15.00 WIB sore.

Wadirman mengatakan, setiap tempat duduk dan meja untuk membaca sudah sesuai dengan protokol dan aman Covid-19, karena DPK sudah melakukan pembatasan jaga jarak bagi setiap pengunjung yang membaca buku dan petugas pelayanan juga wajib memakai masker dan sarung tangan. “Sebelum layanan perpustakaan dibuka petugas pelayanan telah menyemprotkan disinfektan di seluruh area ruang perpustakaan,” ujar Wadirman.

Pada pelayanan kearsipan dimasa New Normal ini DPK menerapkan Layanan Asik yaitu Layanan Arsip Tanpa Kontak Fisik, layanan ini tidak adanya kontak fisik antar pencari arsip dan petugas.  Pencari arsip harus mengambil dan mengisi formulir pencarian arsip yang telah disediakan, wajib mengisi nomor Whatsapp serta alamat email dan melengkapinya dengan surat keterangan sesuai keperluan pencari arsip yang didapatkan dari Kelurahan/ Instansi terkait. Arsip yang dicari akan dikirim petugas pada nomor Whatsapp atau alamat email pencari arsip yang tertera pada formulir yang telah diisi oleh pencari arsip.

“Layanan Asik (Layanan Arsip Tanpa Kontak Fisik) ini diciptakan untuk memberikan pelayanan yang prima kepada pencari arsip dan sesuai dengan tatanan New Normal dan Aman Covid-19, “ ujar Wadirman.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat melalui membaca buku, Pemko Solok juga sudah menerapkan program Bulir (Buku Bergilir) sebagai langkah oendekatan literasi ke masyarakat umum.

Wakil Wali Kota Solok Reinier, mengatakan dengan membaca bisa menjadikan masyarakat cerdas dan kreatif sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup pada masa mendatang. Kegiatan Bulir merupakan kegiatan strategis dalam rangka mencerdaskan masyarkat Kota Solok. “Untuk tahun 2020 setiap Kelurahan sudah menganggarkan untuk mendukung kegiatan BULIR ini minimal 5 persen dari anggaran kelurahan,” ujar Reinier. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional