Menu

Sidang PHPU Pilkada Sijunjung Digelar di MK

  Dibaca : 573 kali
Sidang PHPU Pilkada Sijunjung Digelar di MK

SIJUNJUNG, METRO
Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilkada Sijunjung digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (26/1). Pilkada Sijunjung merupakan salah satu dari total jumlah 132 perkara yang terdaftar di MK secara nasional terkait hasil Pilkada yang diselenggarakan pada 9 Desember 2020 kemarin.

Di hari pertama tersebut, sidang diagendakan pembacaan pokok perkara oleh pemohon dan penetapan pihak terkait yang berlangsung di MK.

Perselisihan hasil pemilihan umum di Kabupaten Sijunjung diajukan oleh pasangan calon nomor urut 05, Hendri Susanto dan Indra Gunalan melalui kuasa hukum, Miko Kamal sebagai pemohon. Pada perkara tersebut pihak penyelenggara pemilu, KPU Sijunjung sebagai termohon.

Ketua KPU Sijunjung, Lindo Karsyah mengatakan. Pada Selasa (26/1) dilakukan pembacaan pokok perkara oleh pemohon dan penetapan pihak terkait.

“Tadi agendanya pembacaan pokok pemohon dan penetapan pihak terkait. Selanjutnya pada 1 Februari 2021 mendatang dilanjutkan dengan pembacaan termohon, Bawaslu dan pihak terkait,” tuturnya saat dimintai keterangan.

Sedangkan terkait hasil penetapan calon terpilih di Pilkada Sijunjung, KPU masih menunggu keputusan dari MK. “Kita menunggu keputusan dari MK. Paling lambat lima hari setelah pemberitahuan putusan dari MK, penetapan calon yang bersengketa bisa diplenokan,” terangnya, Selasa (26/1).

Sedangkan pada tanggal 15 Februari mendatang, diagendakan pembacaan putusan sela. “Tanggal 15 Februari pembacaan putusan sela,” sebutnya.

Sebelumnya, KPU Sijunjung telah menggelar pleno penetapan perolehan hasil suara pada Selasa (15/12) Desember 2020 kemarin. Pada pleno tersebut, KPU menetapkan pasangan nomor urut 03, Benny-Irradatillah sebagai pasangan yang memperoleh suara terbanyak. Kemudian disusul pasangan Hendri Susanto-Indra Gunalan.

Dengan berlanjutnya perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) terkait Pilkada Sijunjung menjadikan sejumlah jadwal tahapan Pilkada berubah. Sehingga KPU Sijunjung belum bisa melaksanakan penetapan calon terpilih di Pilkada Sijunjung.

“KPU menunggu keputusan MK. Selanjutnya berdasarkan keputusan itu baru bisa dilakukan penetapan calon terpilih. Paling lambat lima hari setelah keputusan dikeluarkan MK,” jelasnya.

Sedangkan terkait pelantikan calon terpilih dan proses selanjutnya akan dilanjutkan setelah itu. “Setelah penetapan calon terpilih nanti, KPU akan mengusulkan ke DPRD untuk proses pelantikan. Tahapan KPU hanya sampai penetapan calon terpilih,” tambahnya. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional