Close

Sidang Dugaan Korupsi KONI Kota Padang, Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Agus Suardi

KORUPSI KONI— Suasana sidang kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Padang di Pengadilan Tipikor.

PADANG, METRO–Sidang dugaan tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), yang menjerat mantan Ketua KONI Padang Agus Suardi bersama dua rekannya yaitu  mantan wakil I Da­vidson dan mantan benda­hara II Nazarudin, kembali digelar di Pengadilan Tin­dak Pidana Korupsi (Tipi­kor) pada Pengadilan Ne­geri Kelas IA Padang, Senin (25/7).

Dalam sidang yang be­r­agendakan mendengar­kan putusan sela dan diha­diri oleh JPU  Kejari Padang Andre Pratama Aldrin, ma­jelis hakim menyatakan menolak eksepsi Pena­se­hat Hukum (PH) terdakwa yang diajukan pada be­berapa waktu lalu.

“Menolak eksepsi ter­dakwa, menyatakan peme­riksaan saksi-saksi, dan barang bukti dilanjutkan,” kata hakim ketua sidang Juandra didampingi Dadi Suryadi dan Hendri Joni.

Sementara itu, untuk terdakwa Nazar, majelis hakim pun juga menolak eksepsinya. Sedangkan terdakwa Davidson tidak mengajukan eksepsi. Se­hingganya sidang kembali ditunda dan dilan­jutkan 1 Agustus 2022 da­lam agen­da pe­meriksaan saksi.

Sebelumnya diketahui bahwa KONI Padang me­nerima bantuan dari hibah dari Pemko Padang. Ban­tuan dana hibah ter­sebut bersumber dari APBD Kota Padang dengan rincian pada tahun 2018 sebesar Rp 6.750.000.000, pada tahun 2019 sebesar Rp 7.458.200. 000, dan tahun 2020 sebesar Rp 2.450.000. 000.

Kemudian pada akhir tahun 2021, Kejari Padang menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini. Ketiga tersangka yakni Agus Su­ar­di, Davitson dan Nazar.

Berdasarkan hasil audit Tim Auditor BPK Provinsi Sumbar, perbuatan ketiga tersangka telah menim­bulkan kerugian kerugian negara senilai Rp.3.117. 000.000. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top