Menu

Sidang Ambulans Maut Berlanjut, Tiga Pelaku tak Pernah Minta Maaf

  Dibaca : 185 kali
Sidang Ambulans Maut Berlanjut, Tiga Pelaku tak Pernah Minta Maaf
SIDANG KETIGA— Tiga pelaku ambulans maut kembali disidang di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Kamis (21/3). Tiga orang saksi dihadirkan.

PADANG, METRO – Sidang ketiga kasus pembunuhan sadis dengan cara menabrak dua korban menggunakan mobil ambulans di Sawahan Dalam III, Kelurahan Sawahan, Padang Timur, Senin 10 September 2018 lalu digelar Kamis (21/3). Menghadirkan saksi Husni, istri korban Taufik Hidayat.

Husni mengatakan, informasi suaminya meninggal diberitahukan oleh orang lain, dan langsung pergi ke Rumah Sakit Bayangkara. Saat ditanyai ketua hakim, Husni menjelaskan, bahwa dari keluarga tersangka tidak ada satupun yang mendatangi kekediamannya meminta maaf atau bersilahturahmi.

Saksi kedua, Gilang kakak kandung korban Royal mengatakan, terakhir bertemu Royal pada jam 3 sore di rumah dengan keadaan sudah meninggal dunia. Esok harinya jam 11 pagi baru tahu pelakunya. Husni menjelaskan, dari keluarga tersangka tidak ada satupun yang mendatangi kediamannya usai kejadian.

Saksi ketiga Aziz mengaku, mengenal sosok Royal dan Alex, tersangka. Aziz bekerja di RSUP M Jamil. Dia terakhir bertemu Royal pada 10 september. Aziz sempat mendengar percakapan Royal dan Alex.

“Kata Royal, awak alah gadang da, jan bacakak juo. Saat kejadian itu, Royal menggunakan sepeda motor beat,” kata Aziz..

Setelah mendengarkan keterangan saksi, hakim ketua Agus Komaruddin akan melanjutkan sidang pada 4 April mendatang. Kasus pembunuhan sadis di Sawahan Dalam III, Kelurahan Sawahan, Padang Timur itu membuat tiga orang disidang. Gusrizal (37), Alex Kendedes (47) dan Afriadi (41) telah menjalani sidang kedua.

Mereka menghabisi nyawa Taufik Hidayat (32) dan Royal (20). Keduanya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan luka parah pada bagian kepala dan bagian dadanya. Bahkan, salah satu korban kepalanya pecah. Usai ditemukan, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Kasus itu berawal dari perselisihan antara para tersangka dengan kedua korban yaitu Taufik Hidayat, dan Royal di RSUP M Djamil Padang. Setelah itu para tersangka pergi keluar RSUP M Djamil Padang mengendarai ambulans. Saat bertemu di jalan, mereka menghabisi dua korban.

Akibatnya terdakwa Alex Kendedes dan Afriadi ada di berkas yang sama dijerat dengan dakwaan ke satu primer pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana, Juncto (Jo) pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, subsider pasal 338 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, lebih subsider 354 ayat (2) Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Dan pasal 311 ayat (5) Undang Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sedangkan terdakwa Gusrizal dijerat dengan dakwaan kesatu primer pasal 340 Jo 56 ayat (1) KUHP, subsider pasal 338 Jo pasal 56 ayat (1) KUHP, lebih subsider 354 ayat (2) Jo 56 ayat (1) KUHP, atau kedua pasal 221 ayat (1) KUHP. (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional