Menu

Sidak, Ketua DPRD Kota Padang Sebut Kantor Dispar tak Representatif

  Dibaca : 65 kali
Sidak, Ketua DPRD Kota Padang Sebut Kantor Dispar tak Representatif
SIDAK— Ketua DPRD Kota Padang mendatangi kantor Dinas Pariwisata di Jalan Gandariah. Kantor Dinas Pariwisata dinilai tak representatif dan mencerminkan sebagai kantor yang mengelola wisata di Kota Padang.

GANDARIAH, METRO–Sebagai etalase pariwisata Kota Padang, kantor Dinas Pariwisata Kota Padang dirasa tidak respentatif dalam mengembangkan pariwisata di Kota Padang.

Hal tersebut dikatakan ketua DPRD Kota Padang Syahrial Kani saat melakukan sidak bersama Komisi IV DPRD Kota Padang ke kantor Dinas Pariwisata Kota Padang yang berada di Jalanl Gandariah No 56 , Kecamatan Padang Timur. 

Syafrial Kani yang juga Ketua DPC Gerindra Padang, Dinas Pariwisata yang berada di belakang Kantor Dinas Pe­ter­nakan Sumbar ini tidak layak ditempati. Oleh ka­rena itu, Syahrial Kani akan mencarikan kantor Dinas Pariwisata yang lebih re­presentatif.

“Alam Sumbar itu sa­ngat elok, oleh karena itu, kan­tor dari Dinas Pari­wisata harus representatif dan mencerminkan ke­in­da­han alamnya. Kita akan bicarakan dan carikan kan­tor yang layak bagi Dinas Pariwisata ini,” jelasnya. Kamis (3/9)

Syafrial Kani menam­bah­kan, bagaimana Kota Pa­dang bisa menjadi pela­ku in­dustri pariwisata se­hingga dapat memberikan rasa nyaman, aman bagi para pengunjung yang ber­­kun­jung ke Kota Pa­dang.

“Saat ini kita meng­imbau kepada warga kota, agar sadar wisata. Karena, ekonomi Kota Padang ter­gantung kepada jumlah kun­jungan masyarakat ke Padang. Oleh karena itu, marilah kita semua mela­yani wisatawan yang ber­tandang ke Kota Padang. Jangan lagi mencekik har­ga terlalu tinggi, jangan lagi memberikan tarif parkir begitu besar,” sebutnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pariwisata Syafriadi sangat terkejut dengan sidak yang dilakukan oleh DPRD Kota Padang ke kan­tornya.

“Kami sangat terkejut dengan kedatangan pim­pinan DPRD Kota Padang ke kantor ini. Kami diberi­kan target selama 10 hari menentukan kantor yang baru yang lebih repre­sen­tatif,”  ujarnya.

Dalam mengelola objek pariwisata, Syafriadi me­ngakui masih terjadi kele­mahan di sektor penga­ma­nan objek pariwisata yang dikelola pemerintah.

“Kami mengakui, pe­nga­wasan di sektor penga­manan masih menjadi ken­dala kami di lapangan. Te­tapi, kami optimis, sektor ini akan terus kami perbaiki dengan bekerjasama de­ngan Satpol PP dan Kepo­li­sian,” tandasnya. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional