Menu

Siang Hari Panas Menyengat, BMKG: Karena tak Ada Pertumbuhan Awan

  Dibaca : 327 kali
Siang Hari Panas Menyengat, BMKG: Karena tak Ada Pertumbuhan Awan
Siang Hari Panas Menyengat BMKG: Karena tak Ada Pertumbuhan Awan

SAWAHAN, METRO

Suhu udara di Padang mencapai 32,4 derajat celcius, akibatnya cuaca pada siang hari panas menyengat. Kepala Seksi (Kasi) Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Yudha Nugraha mengatakan kondisi cuaca di Sumbar masih normal. Namun hawa panas yang dirasakan disebabkan karena tidak adanya pertumbuhan awan.

Menurutnya, hal itu disebabkan karena tekanan udara yang rendah menarik masa udara basah di beberapa daerah sekitarnya seperti di beberapa wilayah di Sumbar. Sehingga suhu udara di beberapa wilayah di Sumbar terasa panas, khususnya di Padang karena tidak terdapat pertumbuhan awan.

Ia memperkirakan peningkatan suhu di wilayah Sumbar tersebut akan terjadi hingga tiga hari ke depan. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, ia mengimbau pada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan perbanyak meminum air putih untuk menghindari dehidrasi.

Ia mengatakan, selain panas terik, kondisi cuaca di Padang juga disertai angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 km/jam. “Hal itu karena pada pagi hari terdapat perbedaan tekanan antara kondisi di perbukitan dengan dataran rendah. Sehingga menyebabkan kondisi angin semakin kencang yang diperkirakan sampai tiga hari ke depan,” katanya.

Yudha menjelaskan, dampak yang ditimbulkan dari angin kencang adalah pohon tumbang. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat harus waspada misalnya saat akan parkir kendaraan jangan disamping pohon yang berpotensi tumbang karena bisa menimpa kendaraan.

“Untuk daerah yang sering terjadi angin kencang di Padang yaitu Belimbing, Kuranji dan beberapa daerah lainnya,” tukasnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional