Menu

Shelter Tsunami, Riwayatmu kini…

  Dibaca : 793 kali
Shelter Tsunami, Riwayatmu kini…
SHELTER ULAK KARANG— Salah satu shelter di Kota Padang berada di kawasan UIakkarang, daerah zona merah tsunami. Bagi warga selain untuk evakuasi, setiap pekan, shelter ini dijadikan untuk tempat senam dan lainnya.

SEJUMLAH shelter sudah dibangun pemerintah sebagai mitigasi bencana bagi warga yang tinggal di zona merah tsunami. Sayangnya, setelah 10 tahun gempa besar 30 September 2009 berlalu, keberadaan shelter sudah banyak beralihfungsi dan tak terawat.

ULAK KARANG – Salah satu shelter di Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, kini keberadaannya sering digunakan warga untuk senam setiap akhir pekan.

Pantauan POSMETRO, Jumat (27/9), gerbang shelter terbuka, tak ada aktivitas di lokasi itu.

Bangunan empat lantai itu warna catnya sudah agak pudar dan shelter yang ada belum bisa dilakukan perawatan oleh BPBD, karena status kepemilikannya baru diserahterimakan ke Pemko Padang, beberapa waktu lalu dari pemerintah pusat.

Shelter yang telah berdiri sejak tahun bisa menampung 3.000-5.000 warga didalamnya jika bencana gempa dan tsunami terjadi. Ujang (44), warga setempat, mengatakan shelter yang ada selama ini difungsikan oleh warga untuk senam setiap minggu, serta gerbangnya tak menentu statusnya. Kadang terbuka dan tertutup.

“Perawatannya hanya pembersihan secara swadaya saja. Yang jelas bangunan tersebut digunakan oleh warga,” ujar Ujang.

Sementara Lurah Ulak Karang Utara, Bambang mengatakan pengelolaan shelter sudah dibentuk pengurusnya. Ini dalam rangka mewujudkan keamanan di lokasi shelter serta bangunan lebih terurus.

“Perawatannya pada 2020 nani telah bisa dilaksanakan BPBD Kota Padang,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Padang, Hendra Mardhi, mengatakan untuk biaya perawatannya kita akan anggarkan pada APBD-P 2019.

Supaya kondisinya bisa dicat kembali dan shelter itu terlihat bagus.“Total anggarannya Rp15 juta untuk satu shelter,” ucap mantan Camat Lubeg ini.

Ia meminta kepada warga untuk saling menjaga bangunan shelter serta tidak melakukan perbuatan yang tak senonoh. “BPBD Kota Padang akan siap mengawasi di lapangan serta mengontrol shelter yang telah berdiri itu,” paparnya.

Seperti diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya keberadaan shelter bencana tsunami di wilayah pesisir pantai. Peran shelter begitu penting karena menjadi tempat evakuasi masyarakat saat bencana terjadi

Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry juga meminta kepada warga untuk menjaga keamanan disana dan ikut melakukan pembersihan. Agar shelter yang ada bersih dan kenyamanan terwujud.

“BPBD diminta tetap mengawasi keberadaan shelter sehingga betul-betul bisa dimanfaatkan warga untuk mitigasi bencana,” pungkas kader Partai Demokrat ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional