Close

Shabirin R Bantu Sumber Pendapatan Masyarakat Bukittinggi

BERSAMA PETERNAK— Anggota DPRD Bukittinggi dari Dapil Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Shabirin Rachmat bersama pelaku usaha peternak puyuh.

BUKITTINGGI, METRO–Di masa-masa sulit ekonomi yang dihadapi masyarakat, anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi Gerindra Shabirin Rachmat hadir membantu masyarakat melalui bantuan pribadi dan Pokok Pikiran (Pokir). Bantuan yang diberikan itu berupa penguatan sumber pendapatan masyarakat, terutama di bidang peternakan dan perikanan.

Seperti diungkapkan Shabirin Rachmat yang juga Ketua Komisi I DPRD Bukittinggi, beberapa hari lalu. Dimana sejak Covid-19 melanda, sendi ekonomi masyarakat menjadi le­mah, bahkan bisa dikatakan lumpuh.

“Untuk membangkitkan ekonomi masyarakat itu, tentunya membutuhkan perhatian pemerintah dan kita bersama. Ma­syarakat membutuhkan bantuan untuk penguatan ekonominya melalui usaha yang mampu cepat menghasilkan. Setidaknya untuk kesinambungan kehidupannya bersama keluarga,” ujar Shabirin Rachmat.

Untuk itu, Shabirin Rach­mat, anggota DPRD Bukittinggi dari Dapil Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) dan putra Kelurahan Manggih Gantiang, berjuang untuk membangkitkan ekonomi masyarakatnya, terutama masyarakat Kelurahan Manggih Gantiang, melalui bantuan pokir maupun ban­tuan pribadi.

Shabirin Rachmat lebih memilih untuk memberikan bantuan di bidang UMKM. Tahun 2021 lalu lebih menitikberatkan dibidang peternakan dan perikanan. Seperti pemberian bantuan Pokir tahun 2021 untuk Kelompok Peternak Itiak Kelurahan Manggih Gantiang.

Untuk Kelompok Peternak Itiak ini, Shabirin Rachmat memberikan bantuan pikirnya sebesar Rp100 juta yang dipergunakan untuk pengadaan 600 ekor itik petelor dan untuk pembuatan kandang. Selanjutnya bantuan pokir untuk kelompok peternak Ikan sebesar Rp 190 juta, yang dimanfaatkan untuk pembuatan kolam dan pembelian bibit ikan, disamping bantuan pribadi untuk peternak burung puyuh.

Menurut Shabirin, bantuan itu diberikan dalam rangka pemberdayaan eko­nomi masyarakat dan harus terealisasi serta terukur dalam jangka waktu tertentu.

Makanya bantuan itu diberikan kepada orang yang tepat, punya kema­uan dan kemampuan untuk berkembang. Sehingga ban­tuan yang diberikan itu betul betul menghasilkan untuk peningkatan eko­nomi masyarakat,” ungkap Ketua Komisi I DPRD Bukittinggi itu.

Sementara itu, Yoriza Febby Yulius, peternak burung puyuh yang mendapat bantuan pribadi dari anggota DPRD Bukittinggi, Shabirin Rachmat sangat berterima kasih, karena dalam kondsisi peternakan puyuhnya menurun akibat pandemi covid-19, kini bisa bangkit kembali, karena mendapat bantuan.

Usaha beternak burung puyuh ini diawalinya sejak tahun 2016 dengan modal 2000 ekor burung puyuh dan pada tahun 2019 sampai 8.000 ekor burung puyuh. Hasil yang didapat waktu itu cukup lumayan dan mampu menghidupkan keluarga.

Di tengah pesatnya usaha peternakan burung puyuh, Covid-19 melanda. Kondisi ekonomi langsung berubah. Bahkan burung puyuh yang tadinya ada sekitar 8000 ekor, hanya tinggal 1000 ekor dan harga telur puyuh pun juga anjlok.

“Dalam kebingungan untuk kembali bangkit, ka­mi mendatangi Shabirin Rachmat untuk mencarikan solusinya. Secara spon­tan Bapak Shabirin Rachmat bersedia membantu peternak an Burung Puyuh Kami. Allhamdulillah, dengan bantuan yang diberikan Pak Shabi rin kami bisa bangkit kembali beternak Burung Puyuh,” ujar Yoriza. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top