Menu

Setelah 46 Tahun Pembangunan, Wako Resmikan Rajang Dusun Kampung Sato

  Dibaca : 167 kali
Setelah 46 Tahun Pembangunan, Wako Resmikan Rajang Dusun Kampung Sato
Guna pencapaian Kabupaten Tanah Datar Madani dan Kabupaten Tahfiz tentunya dibutuhkan uluran tangan dan kerja sama semua pihak, baik itu pemerintah daerah melalui stakeholder terkait, juga masyarakat serta para dermawan dan donatur asal Tanah Datar.

PARIAMAN, METRO–Wali Kota (Wako) Pariaman H Genius Umar kemarin resmikan jembatan gantung (Rajang) di Dusun Kampung Sato, Desa Pauh Timur, Kecamatan Pariaman Tengah Wali Kota Pariaman Genius Umar menyatakan rajang ini telah berdiri sejak 46 tahun yang lalu, serta mempunyai desain yang khas dan cerita yang unik.

“Sejak dibangun sampai saat ini belum sempat diresmikan. Alhamdulillah, malam ini kita meresmikan Rajang yang ada di Desa Pauh Timur ini, yang berkonsep pariwisata,” ujarnya, kemarin.

Genius Umar menambahkan dengan inovasi dari Kepala Desa dan didukung penuh oleh seluruh komponen desa, baik urang tuo, kapalo mudo, bundo kanduang dan remaja, Rajang ini diperbaiki dengan menggunakan dana desa berkonsep pariwisata.

“Karena cukup tua, Rajang ini diperbaiki dengan dana desa Pauh Timur sebesar Rp. 78 juta lebih, untuk biaya renovasi, dilengkapi dengan lampu warna-warni dan dicat ulang. Rajang ini sangat cocok untuk tempat selfie, dan berfoto bersama,” te­rangnya.

Lebih lanjut Walikota yang berasal dari kampung Sato ini juga menuturkan bahwa sesuai dengan konsep Desa Wisata, selain Rajang yang berada di Dusun Kampung Sato ini, kedepan akan banyak lagi inovasi dari Desa Pauh Timur dalam menunjang sebagai Desa Wisata yang diperhitungkan di Kota Pariaman.

“Kedepan, Desa Pauh Timur ini, nantinya akan menjadi salah satu Dewi (Desa Wisata) yang mem­punyai kekhasan tersendiri, sehingga akan menarik minat pengunjung dan wisatawan untuk datang ke Desa Pauh Timur ini,” tutupnya.

Setelah peresmian Rajang Dusun Kampung Sato, Desa Pauh Timur, Walikota Pariaman yang didampingi istri, Ny. Lucyanel Genius, menikmati kesenian Katumbak yang merupakan kesenian tradisi khas Pariaman, dimana Wako Pariaman, spontan menjadi pemegang gendang, yang membuat suasan semakin semarak.  (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional