Menu

Setdakab Lampung Barat Kunker ke Kota Jam Gadang

  Dibaca : 340 kali
Setdakab Lampung Barat Kunker ke Kota Jam Gadang
cendera mata— Sekdako Bukittinggi, Yuen Karnova memberikan cendera mata kepada Setdakab Lampung Barat Akmal Abdul Nasir, di ruang rapat utama Balaikota Bukittinggi, Selasa (15/6) lalu.

BUKITTINGGI, METRO–Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Lampung Barat kunjungan kerja (Kunker) ke Bukittinggi, Selasa (15/06). Rombongan Pem­kab Lampung tersebut disambut Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Bukittinggi di ruang rapat utama Balaikota Bukittinggi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Barat Akmal Abdul Nasir mengatakan, pihak­nya bersama rombongan sengaja datang ke Bukittinggi untuk mengetahui dan belajar upaya peningkatan reformasi birokrasi berkelanjutan di Bukittinggi. Sekaligus upaya peningkatan Sakip dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

Bukittinggi dinilai berhasil menjadi yang terbaik di bidang reformasi birokrasi dan telah mempunyai Mall Pelayanan Publik. Sekdakab.Lampung Barat, Akmal melanjutkan, Kunker membawa 35 orang sekretaris dinas se Kabupaten Lampung Barat guna meningkatkan inovasi dan ilmu. Karena ditangan sekretaris dinas, adalah motor penggerak SKPD tersebut berjalan.

”Kabupaten Lampung Barat sendiri memiliki luas 2.117 km persegi, namun hanya 30 persen yang bisa diolah, selebihnya sekitar 70 persen adalah kawasan hutan lindung. Kabupaten Lampung Barat memiliki 15 Kecamatan, 131 pekon (nagari) dan 5 kelurahan. Penghasilan masyarakat terbanyak disektor pertanian seperti coklat, kopi, lada dan sayur mayur,” ujar Akmal.

Terkait Sakip, Bupati Lampung Barat menurut Sekda Lampung Barat Akmal Abdul Nasir, selalu memberikan pemahaman kepada aparatur untuk serius mengimplementasikan Sakip dan Reformasi Birokrasi dalam kinerja dan program kegiatan pembangunan sehingga berjalan efektif dan efisien.

Sekda Bukittinggi, Yuen Karnova mengatakan, berdasarkan pengalaman tiga tahun terakhir, komitmen kepala daerah menjadi inti dari Sakip dan Reformasi Birokrasi. Dengan tingginya nilai Sakip, maka akuntabilitas kinerja dapat dipertanggung jawabkan. Sampai ketingkat outcome, benefit dan impact.

”Pada tahap awal sengaja didatangkan pemateri dari Kementerian Pan RB untuk memberikan bimbingan kepada seluruh pimpinan SKPD sekretaris dan kasubag perencanaan. Setelah itu dilakukan breakdown mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan dan pengawasan harus berada dalam satu garis lurus yang terstruktur dan terpola dengan baik,” jelas Yuen. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional