Menu

Sesuai dengan Atu­ran dan Rekomendasi KA­SN, Gubernur Lantik 9 Pejabat Tinggi  Pratama di Malam Hari

  Dibaca : 78 kali
Sesuai dengan Atu­ran dan Rekomendasi KA­SN, Gubernur Lantik 9 Pejabat Tinggi  Pratama di Malam Hari
DILANTIK— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah melantik sembilan Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Sumbar, Senin malam (23/8) di Auditorium Gubernuran.

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah melantik sem­bilan Pejabat Tinggi Pra­tama di lingkungan Pem­prov Sumbar, Senin malam (23/8) di Auditorium Gu­bernuran.  Beberapa orang pejabat dipromosikan, be­berapa orang dimutasi tetapi tidak ada satupun pejabat yang non job.  “Ini sudah sesuai dengan atu­ran dan rekomendasi KA­SN. Jadi tidak ada yang di non job-kan,” kata Mah­yeldi, saat pelantikan.

Ikut hadir saat pe­lan­tikan tersebut, Wakil Gu­bernur (Wagub) Sumbar, Audy Joinaldy. Sembilan orang itu masing-masing Nazwir yang sebelumnya Kepala  Badan Kesbangpol Sumbar menjadi  Kepala Dinas Koperasi UKM Sum­bar, Dr Jefrinal Arifin yang sebelumnya menjabat Ke­pala BPSDM Sumbar men­jadi  Kepala Badan Kes­bangpol Sumbar.

Kemudian Delliyarti, SM yang sebelumnya Staf Ahli Gubernur Bidang Eko­nomi dan Keuangan Sum­bar men­jadi Kepala Badan Pengelo­laan Keuangan dan Aset Daerah Sumbar, Dedy Di­an­tolani  yang sebelum­nya Kepala Satpol PP Sum­bar menjadi Kepala Dis­pora Sumbar, Drs. Bus­tavidia dari Kepala Dispora Sum­bar menjadi Kepala BPS­DM Sumbar.

Lalu Amasrul yang se­be­lumnya Sekda Kota Pa­dang yang dinonjobkan Wali Kota (Wako) Padang, Hendri Septa menjadi Ke­pala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sumbar, Drs. Syafrizal se­be­lumnya menjabat DPMD Sumbar digeser menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan Sumbar.

Ahmad Zakri dari Ke­pala Biro Organisasi Set­daprov Sumbar menjadi Kepala Badan Kepega­waian Daerah (BKD) Sum­bar, Dr. Ir. Desniarti dari  Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sum­bar menjadi Kepala DKP Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menekankan ke­pada pejabat yang dilantik agar memahami kembali dan membaca kembali RP­JMD 2021-2026 yang telah ditetapkan. Karena itulah yang akan dilakukan lima tahun ke depan sesuai kesepakatan dengan DP­RD Sumbar.

Ia mengatakan RPJMD 2021-2026 itu disesuaikan dengan masa jabatan yang hanya hingga 2024. Karena itu akan ada percepatan yang akan dilakukan se­hingga dukungan soliditas kebersamaan sangat di­harapkan. “Kemudian to­long baca dan pahami ko­mi­t­men dalam 15 janji ke­pala daerah yang tertuang dalam program unggulan hingga 2024.Tolong baca dan pahami Renstra OPD masing-masing pastikan dan pastikan tugas OPD dilaksanakan sebaik-baik­nya,” katanya.

Ia juga meminta agar pejabat yang baru dilantik untuk menjaga komunikasi dan kordinasi serta mem­bangun kolaboratif baik secara internal, antar O­PD dan dengan semua pihak lain seperti DPRD, tokoh masyarakat, tokoh agama, perguruan tinggi dan pers.

“Jadilah teladan bagi orang-orang yang dipim­pin. Kewenangan untuk­ memerintahkan dan dila­rangan di jajaran OPD harus diselaraskan dengan keteladanan. Berikan con­toh terlebih dahulu tentang semangat, disiplin serta kerja keras. Dengan de­mikian terbangun tim kerja yang solid dan iklim kerja yang sehat,” tegasnya.

Pada masa pandemi Covid-19 yang mem­beri­kan dampak serius pada segala bidang, pejabat yang baru juga dituntut untuk ikut mencarikan so­lusi. “Persoalan ini tidak mungkin diselesaikan ka­lau tidak bersinergi dan bekerja sama,” pungkas­nya.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional