Menu

Sertifikat Vaksinasi Belum Dijadikan Syarat Bikin KTP

  Dibaca : 129 kali
Sertifikat Vaksinasi Belum Dijadikan Syarat Bikin KTP
Ilustrasi KTP

JAKARTA, METRO–Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan, pengurusan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) taat terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku. Dia memastikan tidak ada penambahan persyaratan baru.

Pengurusan layanan Adminduk pada masa pan­demi Covid-19 juga tidak membutuhkan syarat tam­bahan, seperti sertifikat vaksinasi Covid-19. Pe­nam­bahan persyaratan justru dapat mempersulit masyarakat dalam me­ngurus dokumen kependu­dukan.

“Analoginya, seperti telur dengan ayam mana yang lebih dahulu, karena untuk mendapatkan vak­sinasi Covid-19 penduduk juga harus su­dah memiliki NIK,” kata Zu­dan dalam keterangan­nya, Rabu (28/7).

Terlebih memang saat ini pemerintah tengah me­ng­gencarkan persentase vaksinasi sebesar 80 per­sen guna terciptanya keke­balan kelompok atau herd immunity.

“Jadi, kami justru ingin turut serta dalam upaya pemerintah mem­per­ce­pat program vaksinasi de­ngan memberikan laya­nan Ad­minduk yang cepat dan mu­dah. Apalagi, ani­mo masyarakat tengah tinggi untuk mendapatkan vaksin sehingga di ber­bagai da­erah jumlah vak­sinatornya pun perlu di­tambah untuk mengimbangi jumlah pe­mo­hon vaksinnya,” ucap Zu­dan.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan bah­wa ke depan sertifikat vak­sinasi dapat menjadi syarat dalam mengurus layanan Adminduk. “Atu­ran tersebut bisa diterap­kan, namun nanti bila per­sentase vaksinasi sudah 80 persen sebagai upaya kita untuk mengejar sisa pen­duduk yang belum mau di­vak­sin. Apapun itu, kita akan melihat per­kem­ba­ngan­nya,” pungkas Zudan. (jpg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional