Menu

Serius Bangkitkan Perekonomian, Realisasi Stimulus PEN Terus Meningkat

  Dibaca : 76 kali
Serius Bangkitkan Perekonomian, Realisasi Stimulus PEN Terus Meningkat
BERI KETERANGAN— Ketua Satuan Tugas (Satgas) PEN, Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan dihadapan awak media.

JAKARTA, METRO
Realisasi bantuan stimulus pemulihan ekonomi nasional (PEN) terus disalurkan oleh pemerintah secara gencar. Hal tersebut, membuktikan bahwa pemerintah serius dalam membangkitkan perekonomian Indonesia dari keterpurukan akibat Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Ketua Satuan Tugas (Satgas) PEN, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, terdapat peningkatan dalam realisasi stimulus yang diberikan pemerintah bagi berbagai lapisan masyarakat yang terdampak wabah di atas. Terdapat empat program utama yang menjadi tanggung jawab komitenya, yakni perlindungan sosial, sektoral kementerian/ lembaga dan Pemda, pembiayaan korporasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Ini adalah pencapaian untuk masing-masing komponen program. dan Satgas Ekonomi bertanggung jawab terhadap empat program,” ujar Budi Gunadi di Media Center KPCPEN, Rabu (16/9).

Secara mendetail terangnya, pertama, pencapaian pada program perlindungan sosial sudah mencapai sekitar 60 persen dengan nilai mencapai Rp120 triliun dari total anggaran yang diberikan sebesar Rp204,95 triliun. Kedua, stimulus yang diberikan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) realisasinya mencapai 47,52 persen dengan nilai mencapai Rp58,67 persen dari total pagu yang dianggarkan Rp123,46 triliun.

Tiga, sektor kementerian/ lembaga atau Pemda realisasi mencapai 24,46 persen dengan realisasi mencapai Rp26 triliun dari pagu anggaran Rp106,05 triliun. Terakhir, pembiayaan korporasi realisasinya masih belum tercatat signifikan dengan pagu anggaran mencapai Rp53,60 triliun.

Dari keempat program yang disalurkan oleh pemerintah, kata Budi, terdapat dua program yang penyerapan sangat baik yakni sektor UMKM dan perlindungan sosial mengingat kedua sektor tersebut yang paling terdampak Covid-19.

Program tersebut akan segera disalurkan oleh pemerintah, agar pertumbuhan perekonomian dalam negeri merangkak naik dalam tiga bulan ke depan. Demi menjaga perekonomian Indonesia dapat terhindar dari ancaman resesi yang berpotensi terjadi bila mengalami pertumbuhan negatif lagi dalam kuartal selanjutnya.

“Sekarang khususnya untuk perlindungan sosial sudah mencapai 60 persen dari anggaran. Untuk UMKM juga hampir mencapai 50 persen dari anggaran totalnya,” pungkasnya. (*/uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional